3 Saham Wajib Pantau : Walmart, NVIDIA, Alibaba

3 Saham Wajib Pantau : Walmart, NVIDIA, Alibaba

Investing.com  | 18/05/2020 13:41

Saham AS sedang berjuang untuk melanjutkan peningkatannya setelah kenaikan besar sejak posisi terendah Maret, di tengah meningkatnya risiko reli yang rapuh ini.

Dengan ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung sekarang dan menuju dunia pasca-pandemi, investor telah mulai fokus pada prospek baru perang dagang karena pemerintahan Trump terus menyalahkan Cina karena salah menangani wabah COVID-19. Departemen Perdagangan mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya akan "secara strategis menargetkan akuisisi semikonduktor Huawei yang merupakan produk langsung dari perangkat lunak dan teknologi A.S."

Sebagai tanggapan, Hu Xijin, pemimpin redaksi publikasi pemerintah China Global Times, mentweet pada hari yang sama bahwa Cina akan "membatasi atau menyelidiki" perusahaan-perusahaan AS termasuk Qualcomm (NASDAQ:QCOM), Cisco Systems (NASDAQ:NASDAQ:CSCO) dan Apple (NASDAQ:AAPL) jika AS mengambil tindakan lebih lanjut untuk memblokir rantai pasokan Huawei.

Selama minggu yang akan datang, bahkan dengan beberapa perusahaan terkemuka merilis pendapatan, ketegangan AS dan Cina serta berita Covid-19 kemungkinan akan menarik perhatian utama. Meskipun demikian, berikut adalah tiga saham yang layak anda perhatikan:

1. Walmart

Retailer terbesar Amerika, Walmart Inc (NYSE:WMT) akan melaporkan laba kuartal pertama 2020 pada hari Selasa, 19 Mei sebelum pasar dibuka. Konsensus memperkirakan EPS sebesar $1,13 dari pendapatan $131 miliar.

Dengan pembeli yang cemas menimbun kebutuhan pokok dan makanan, dan retailer bahan tidak pokok ditutup selama penguncian Covid-19, kehadiran besar Walmart kemungkinan membantu retailer untuk memperluas basis pelanggan dan daya tariknya secara lebih lanjut.

Investasi besar dan kuat dalam e-commerce, perawatan kesehatan, dan 1,5 juta tenaga kerjanya yang kuat adalah kombinasi kemenangan yang unik yang telah memposisikan perusahaan retailer besar ini untuk memasok sebagian besar negara saat pemerintah dan bisnis lain berusaha keras untuk mengatasi ancaman kesehatan dan ekomoni yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. 

Dengan harapan retailer yang berbasis di Bentonville AR ini akan melaporkan pendapatan kuartalan yang kuat dan penjualan online yang meningkat, investor telah mendorong saham WMT naik 6% tahun ini. Saham ditutup naik 2% pada hari Jumat di $125,94.

Penjualan yang sebanding dan ekspansi online Walmart akan menjadi dua angka penting yang harus menjadi fokus investor.

2. NVIDIA Corporation

Salah satu produsen chip terbesar di dunia, NVIDIA Corporation (NASDAQ:NVDA) melaporkan pendapatan kuartal pertama pada hari Kamis, 20 Mei setelah pasar tutup. Analis memperkirakan EPS $1,66 dari pendapatan $2,97 miliar.

Setelah melonjak 76% pada 2019, saham NVIDIA terus naik tahun ini, meskipun ada ancaman resesi yang mendalam. Saham mencapai rekor tertinggi pada hari Jumat, setelah melonjak 44% pada tahun 2020, secara masif mengungguli Philadelphia Semiconductor Index yang turun 9,4% sejauh ini pada tahun 2020. NVDA ditutup hari Jumat di $339,63 setelah memperoleh sekitar 6% selama sesi tersebut. Sementara NVIDIA tidak mungkin terhindar dari perlambatan permintaan yang disebabkan oleh penutupan bisnis akibat COVID-19, analis memfokuskan pada neraca perusahaan, arus kas, dan kategori produk, yang semuanya diharapkan tetap kuat di lingkungan saat ini.

NVIDIA kemungkinan akan mendapat manfaat dari permintaan yang lebih tinggi untuk chip yang digunakan dalam aplikasi medis, sementara tren pekerjaan jarak jauh akan membantu permintaan keseluruhan untuk chip komputasi awan.

3. Alibaba

Raksasa e-commerce Cina,Alibaba Group Holdings Ltd ADR (NYSE:BABA) akan melaporkan hasil fiskal kuartal keempat 2020, sebelum pasar dibuka pada hari Jumat, 21 Mei. Analis memperkirakan $0,83 EPS untuk penjualan $117,98 miliar.

Hasil pendapatan terbaru dari Alibaba akan memberikan beberapa gambaran tentang pengeluaran konsumen Cina seiring ekonomi terbesar kedua di dunia itu berusaha untuk pulih dari pandemi yang mendorong pertumbuhan ke wilayah negatif tahun ini.

Saham Alibaba turun 4% untuk tahun ini. Sahamnya ditutup pada $203,68 pada hari Jumat. Seperti mitra AS lainnya Amazon (NASDAQ:AMZN) dan Alphabet (NASDAQ:GOOGL), Alibaba juga berinvestasi besar-besaran untuk memperluas pangsa pasarnya di segmen komputasi awan yang sedang tumbuh.

Perusahaan berencana untuk berinvestasi 200 miliar yuan ($28 miliar) pada infrastruktur komputasi awan seperti pusat data selama tiga tahun ke depan, upaya besar untuk memperluas salah satu bisnis yang tumbuh paling cepat ke negara-negara lain.

 

Investing.com

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Português (Portugal) Polski Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.