3 Saham Patut Dipantau Minggu Ini: Netflix, Intel, Schlumberger

3 Saham Patut Dipantau Minggu Ini: Netflix, Intel, Schlumberger

Investing.com  | 19/01/2021 19:55

Masih berlangsungnya kondisi ketidakpastian pandemi COVID-19, diimbangi dengan optimism seputar paket stimulus besar-besaran yang diusulkan President AS terpilih Joe Biden akan memberikan suasana yang berbeda selama beberapa minggu mendatang. Pada saat yang sama, beberapa perusahaan raksasa AS mulai melaporkan penghasilan kuartal IV mereka di 2020.

Pada hari Kamis, Biden mengungkapkan rincian paket yang diusulkan senilai $1,9 triliun. Paket stimulus ini bertujuan untuk membantu banyak keluarga dan bisnis yang kondisinya terkena dampak COVID-19 sampai vaksin didistribusikan secara luas. Paket stimulus tersebut meliputi cek stimulus serta dukungan untuk para pengangguran.

Beberapa perusahaan yang memiliki modal yang sangat besar  dijadwalkan akan merilis laporan terbaru mereka. Pada saat laporan dirilis, para investor ingin kepastian bahwa perusahaan Amerika telah keluar dari resesi dan tetap kuat. Dalam seminggu kedepan, yang kemungkinan akan diwarnai dengan berbagai pengumuman besar, kami fokus pada tiga saham ini:

1. Netflix

Perusahaan raksasa penyedia hiburan layanan streaming Netflix (NASDAQ:NFLX) akan melaporkan penghasilan Kuartal IV pada hari Selasa, 19 Januari setelah penutupan pasar. Para analis memproyeksikan laba sebesar $1,32 per saham dari penjualan sebesar $6,62 miliar.

NFLX Weekly TTM

Saham Netflix, yang selama pandemi COVID-19 ini mengalami rebound kuat, mulai melemah seiring menurunnya pertumbuhan pelanggannya serta persaingan di pasar streaming yang makin memanas.

Pada hari Jumat, saham Netflix ditutup di harga $497,98, mengalami penurunan sekitar 8% selama tiga bulan terakhir jika dibandingkan dengan kenaikan indeks S&P 500 sekitar 8% selama periode yang sama. Laporan penghasilan untuk seminggu depan ini akan menjadi krusial jika saham Netflix ingin memutus siklus yang lambat ini dan melanjutkan pergerakan upward.

Perusahaan yang berbasis di Los Gatos, CA tersebut harus menunjukkan kemampuannya dalam mempertahankan posisinya yang dominan disaat layanan streaming Disney (NYSE:DIS) mendapatkan respon luar biasa dari para pelanggan, dan tidak kalah penting, beberapa pesaing lainnya perlahan-lahan muncul di bisnis ini.

2. Intel

Produsen chip Intel (NASDAQ:INTC) merupakan raksasa teknologi lain yang akan merilis laporan penghasilan minggu ini. Laporan Kuartal IV perusahaan tersebut merupakan lanjutan dari pengumuman Intel minggu lalu bahwa perusahaan tersebut mengalami pergantian CEO baru di saat posisi Intel yang mempimpin industri chip sedang terancam.

Intel mengatakan pada 13 Januari bahwa Bob Swan akan digantikan oleh CEO VMware (NYSE:VMW) Pat Gelsinger, yang akan kembali berkontribusi di Intel setelah meninggalkan perusahaan tersebut lebih dari satu dekade lalu.

INTC Weekly TTM

Perusahaan yang berbasis di Santa Clara, California itu akan melaporkan penghasilan kuartalan terbarunya pada Kamis, 21 Januari setelah penutupan pasar. Raksasa semikonduktor itu diproyeksikan melaporkan laba sebesar $1,1 per saham dengan pendapatan $17,46 miliar, menurut konsensus para analis.

Namun, berita tentang perolehan laba mungkin akan dikesampingkan karena para investor fokus pada arah yang akan diambil CEO baru untuk menggiring perusahaan keluar dari krisis yang mengancam keberadaannya di industri chip. Intel tertinggal dalam memperkenalkan produk yang lebih baru dan lebih cepat. Hingga akhirnya, beberapa pelanggan terbesar Intel, seperti Apple (NASDAQ:AAPL) memutuskan untuk memproduksi chip sendiri.

Saham Intel, yang ditutup di harga $57,58 pada hari Jumat, memiliki kinerja buruk dalam rebound pasar saat ini jika dibandingkan dengan produsen chip lainnya. Saham Intel hampir mengalami perubahan secara signifikan selama setahun terakhir, bahkan ketika indeks acuan Philadelphia Semiconductor naik sekitar 60% dalam periode yang sama.

3. Schlumberger

Raksasa layanan minyak dan gas Schlumberger (NYSE:SLB) akan melaporkan peenghasilan kuartal keempatnya pada hari Jumat, 22 Januari, sebelum pembukaan pasar. Para analis rata-rata mengharapkan keuntungan sebesar $0,17 per saham dati total penjualan $5,23 miliar.

SLB Weekly TTM

Schlumberger beroperasi di lebih dari 120 negara, memasok rangkaian produk dan layanan industri minyak dan gas yang paling lengkap, mulai dari eksplorasi hingga produksi. Namun, bisnisnya telah mengalami penurunan tajam sejak pandemi menghantam ekonomi global, memaksa perusahaan minyak besar tersebut  mengurangi pengeluaran demi menghemat kas.

Ditengah ketidakpastian outlook pasar, saham SLB telah menorehkan kenaikan nilai lebih dari 50% selama tiga bulan terakhir. Kenaikan ini juga dipicu oleh harapan bahwa penyebaran vaksin yang sukses akan mulai memulihkan ekonomi global tahun ini. Saham ditutup pada hari Jumat sebesar $24,91, naik tajam dari sekitar $14 per saham pada bulan Oktober.

Panduan masa depan perusahaan tersebut dapat memberikan wawasan tentang sejauh mana pemulihan terjadi di pasar energi.

Investing.com

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan Peringatan real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.