5 Saham Teknologi Teratas Berkapitalisasi Besar Bersiap untuk Hasil Pendapatan Kuartal IV yang Mengesankan

5 Saham Teknologi Teratas Berkapitalisasi Besar Bersiap untuk Hasil Pendapatan Kuartal IV yang Mengesankan

Investing.com  | 21/01/2021 17:56

Dalam beberapa hari ke depan, musim pendapatan kuartal keempat Wall Street akan berlangsung intens. Investor bersiap untuk musim laporan yang tidak pasti di tengah dampak krisis COVID-19 yang sedang berlangsung di beberapa sektor dan industri.

Perdagangan NASDAQ Composite mendekati level tertingginya selama ini. Maka dari itu, sebagian besar fokus akan diarahkan kepada lima nama perusahaan teknologi berkapitalisasi besar, yang semuanya akan merilis hasil mereka masing-masing pekan depan.

Kelimanya bersiap untuk melaporkan pendapatan mengesankan kuartalan dan layak dipertimbangkan mengingat dominasi mereka yang semakin meningkat di bidang teknologi.

1. Microsoft 

  • Laporan pada 26 Januari setelah Penutupan Pasar 

  • Estimasi Pertumbuhan EPS: +8,6% YoY

  • Estimasi Pertumbuhan Pendapatan: +9% YoY

Microsoft (NASDAQ:MSFT) telah melonjak tinggi. Raksasa perangkat lunak dan infrastruktur itu menikmati lonjakan permintaan untuk layanan berbasis cloud di tengah peralihan gaya hidup ke kondisi bekerja dari rumah selama wabah COVID-19.

Saham perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington ini telah mengalami kenaikan sekitar 29,5% selama 12 bulan terakhir, mengungguli kenaikan S&P 500 sebesar 14% selama periode waktu yang sama.

Saham MSFT, yang mencapai rekor tertinggi $232,86 pada 2 September, berakhir di harga $216,44 pada Selasa lalu. Microsoft adalah perusahaan paling berharga kedua di dunia dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,63 triliun.

SFT Daily

Microsoft yang melampaui ekspektasi pada laba bersih dan pendapatan pada kuartal terakhir, dijadwalkan untuk melaporkan hasil keuangan berikutnya pada Selasa, 26 Januari setelah bel penutupan.

Konsensus memperkirakan opsi call pada perusahaan teknologi raksasa itu untuk membukukan pendapatan sebesar $1,64 per saham untuk kuartal kedua fiskal, yang meningkat dari EPS sebesar $1,51 pada periode tahun lalu. Pendapatan diperkirakan akan mencapai titik tertinggi sepanjang masa yaitu sebesar $40,2 miliar, naik 9% dari penjualan sebesar $36,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, berkat permintaan yang kuat untuk produk komputasi cloud.

Karena itu, investor akan berfokus pada pertumbuhan bisnis Intelligent Cloud milik Microsoft yang sedang naik daun, yang mencakup Azure, GitHub, SQL Server, Windows Server, dan layanan perusahaan lainnya. Pendapatan cloud komersial Microsoft naik sebesar 31% dari tahun ke tahun menjadi $15,2 miliar di kuartal terakhir, sementara pendapatan dari layanan Azure tumbuh 48%.

Metrik utama lainnya yang menjadi fokus adalah seberapa baik kinerja segmen Produktivitas dan Proses Bisnis Microsoft. Unit penting ini mencakup rangkaian produktivitas cloud Office 365, aplikasi komunikasi Teams, LinkedIn, serta produk dan layanan cloud Dynamics.

Terlepas dari penilaian yang tinggi — saham raksasa teknologi ini diperdagangkan pada 34 kali lipat dari pendapatan 12 bulan — Microsoft masih terlihat seperti spekulasi yang bagus di masa depan, mengingat permintaan yang kuat untuk penawaran berbasis cloud, yang menjadikannya sebagai salah satu pemimpin terbaik di bidangnya. 

2. Apple 

  • Laporan pada 27 Januari setelah Penutupan Pasar 

  • Estimasi Pertumbuhan EPS: +12% YoY

  • Estimasi Pertumbuhan Pendapatan: +11,4% YoY

Saham Apple (NASDAQ:AAPL) telah menunjukkan kinerja mengesankan selama 12 bulan terakhir, karena pandemi COVID-19 menyebabkan melonjaknya permintaan untuk layanan berlangganannya, seperti iTunes Music, Apple TV+, dan Apple Arcade.

Saham AAPL, yang telah melonjak sekitar 60% pada tahun lalu, ditutup pada $127,83 kemarin, tidak jauh dari level tertinggi sepanjang masa, yaitu $138,78 yang berhasil dicapai pada 29 Desember lalu.

Konglomerat teknologi dan elektronik konsumen yang berbasis di Cupertino, California ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $2,18 triliun. Hal ini menjadikannya perusahaan paling berharga yang diperdagangkan di bursa saham AS.

APL Daily

Apple — yang laba bersih dan pendapatannya dengan mudah melampaui ekspektasi pada kuartal sebelumnya — melaporkan hasil keuangan setelah penutupan pasar pada Rabu, 27 Januari.

Konsensus memberikan opsi calls pada laba per saham sebesar $1,40 untuk kuartal pertama tahun fiskal 2021 yang sangat penting, yang mencakup musim belanja liburan. Laba per sahamnya mengalami peningkatan sebesar 12% dari periode tahun lalu. Pendapatan diperkirakan akan meningkat lebih dari 11% dari periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi $102,3 miliar. Hal ini mencerminkan lonjakan permintaan untuk model iPhone 12 berteknologi 5G yang baru-baru ini dirilis.

Selain laba bersih dan pendapatan, Wall Street akan memperhatikan pertumbuhan di segmen perangkat Apple yang dapat dikenakan — seperti AirPods dan Apple Watch — serta dalam bisnis layanan langganannya.

Apple juga akan berfokus pada setiap pembaruan dalam pertumbuhan bisnis iPad dan Mac-nya, karena keduanya telah menunjukkan kinerja yang baik di tengah kondisi tinggal di rumah. Apple membukukan tingkat pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun masing-masing sebesar 46% dan 29% pada kuartal terakhir.

Yang tidak kalah penting, investor berharap Apple akan memberikan panduan mengenai prospeknya untuk kuartal saat ini, setelah produsen iPhone ini sebelumnya gagal memberikan perkiraan, dengan alasan ketidakpastian seputar dampak pandemi pada bisnisnya.

3. Facebook 

  • Laporan pada 27 Januari setelah Penutupan Pasar 

  • Estimasi Pertumbuhan EPS: +23% YoY

  • Estimasi Pertumbuhan Pendapatan: +24,4% YoY

Saham Facebook (NASDAQ:FB) telah mengalami penurunan saham dari 'Lima Besar' perusahaan teknologi lainnya, yang meningkat "hanya" sebesar 17,5% dalam 12 bulan terakhir, karena kekhawatiran atas dampak negatif terkait penanganan ujaran kebencian dan misinformasi pada platform media sosial telah menahan arus pendapatan.

Terlepas dari itu, raksasa media sosial ini masih berhasil meningkatkan jumlah pelanggannya di seluruh jajaran aplikasinya, yang mencakup Instagram, Messenger, dan WhatsApp. Jejaring sosial sekarang memiliki 3,2 miliar pengguna di seluruh platformnya.

Saham FB ditutup pada $261,10 kemarin, jauh di bawah rekor tertinggi $304,67 yang dicapai pada 26 Agustus. Pada level saat ini, perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California ini bernilai $726,7 miliar, menjadikannya yang terkecil dari perusahaan teknologi berkapitalisasi besar dan satu-satunya dengan penilaian di bawah $1 triliun.

B Daily

Facebook, yang laba bersih dan pendapatannya melebihi ekspektasi pada kuartal ketiga, diproyeksikan akan melaporkan hasil kuartal keempat pada Rabu, 27 Januari setelah pasar AS tutup.

Konsensus memberikan opsi calls untuk laba per saham sebesar $3,15 pada periode tersebut, meningkat sebesar 23% dari EPS sebesar $2,56 pada kuartal yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan diperkirakan akan meningkat lebih dari 24% tahun ke tahun yaitu menjadi $26,2 miliar, didorong oleh permintaan pengiklan yang kuat selama musim liburan.

Dengan demikian, pendapatan iklan Facebook — yang tumbuh sebesar 22% dari tahun ke tahun pada kuartal ketiga meskipun ada boikot global yang sedang berlangsung dari lebih dari 1.000 pengiklan — akan diawasi dengan ketat oleh investor.

Selain itu, detail mengenai pertumbuhan pengguna perusahaan media sosial akan menjadi fokus. Facebook mengatakan pengguna aktif harian naik 12% menjadi 1,82 miliar pada kuartal terakhir, sementara pengguna aktif bulanan juga meningkat 12% menjadi 2,74 miliar.

Terlepas dari perhatian mengenai regulasi yang berkembang setelah komite Kongres baru-baru ini menuduh Facebook memiliki monopoli yang efektif di media sosial, saham FB tampaknya masih menjadi spekulasi yang bagus, mengingat rekam jejak pertumbuhan yang kuat.

4. Amazon 

  • Laporan pada 2 Februari setelah Penutupan Pasar 

  • Estimasi Pertumbuhan EPS: +10,3% YoY

  • Estimasi Pertumbuhan Pendapatan: +36,7% YoY

Dianggap sebagai salah satu pihak yang mendapatkan keuntungan terbesar dari krisis kesehatan COVID-19, Amazon (NASDAQ:AMZN) telah secara signifikan mengungguli pasar yang lebih luas selama 12 bulan terakhir, melonjak hampir 68%, karena warga Amerika mempercepat peralihan mereka ke belanja online selama pandemi.

Saham AMZN, yang mencapai rekor tertinggi sebesar $3.552,25 pada awal September, berakhir pada $3.120,76 kemarin. Dengan valuasi sebesar $1,57 triliun, raksasa e-commerce dan cloud yang berbasis di Seattle, Washington ini adalah perusahaan paling berharga ketiga yang terdaftar di bursa saham AS.

MZN Daily

Amazon, yang melaporkan hasil kuartal ketiga yang luar biasa pada akhir Oktober, merilis pendapatan untuk kuartal keempat utamanya setelah bel penutupan pada hari Selasa, 2 Februari.

Konsensus menyerukan laba per saham sebesar $7,14, yang akan menunjukkan tingkat pertumbuhan dari tahun ke tahun sekitar 10% dari EPS sebesar $6,47. Sementara itu, pendapatan diperkirakan naik hampir 37% dari periode tahun lalu menjadi $119,6 miliar, yang mencerminkan kekuatan yang berkelanjutan baik dalam e-commerce dan komputasi cloud.

Investor akan berfokus pada bisnis cloud-computing perusahaan yang sedang berkembang pesat untuk melihat apakah laju pertumbuhan yang cepat dapat dipertahankan. Pendapatan Amazon Web Services melonjak 29% menjadi $11,6 miliar di kuartal ketiga.

Pertumbuhan pada unit Layanan Langganannya, yang sebagian besar diraih oleh Amazon Prime dan 150 juta anggota berbayarnya, juga akan menjadi fokus. Jumlah dari segmen ini telah meningkat sebesar 53% di setiap dua kuartal terakhir.

Terlepas dari kekhawatiran atas reformasi antitrust di tengah tuduhan perusahaan memonopoli layanannya untuk menekan persaingan, raksasa teknologi itu tetap menjadi salah satu nama terbaik untuk dimiliki di tahun depan.

5. Google

  • Laporan pada 2 Februari setelah Penutupan Pasar 

  • Estimasi Pertumbuhan EPS: +1,3% YoY

  • Estimasi Pertumbuhan Pendapatan: +14,4% YoY

Saham perusahaan induk Google, Alphabet (NASDAQ:GOOGL) telah meningkat hampir 21% pada tahun lalu, karena bisnis pencarian inti dan pendapatan iklannya pulih di tengah pandemi COVID-19.

Sahamnya, yang mencapai rekor tertinggi sebesar $1,843.13 pada awal Desember, ditutup kemarin pada $1,784.47. Saham Alphabet memiliki kapitalisasi pasar sebesar $1,21 triliun, menjadikan raksasa teknologi yang berbasis di Mountain View, California itu sebagai perusahaan paling berharga keempat yang terdaftar di bursa saham AS.

 

OOGL Daily

Alphabet, yang mematahkan ekspektasi laba bersih dan pendapatan kuartal ketiganya pada akhir Oktober, selanjutnya melaporkan hasil keuangan setelah pasar AS tutup pada hari Selasa, 2 Februari.

Konsensus memberikan opsi calls untuk laba kuartal keempat sebesar $15,55 per saham, meningkat dari EPS sebesar $15,35 pada periode tahun lalu. Pendapatan diperkirakan mencapai $52,7 miliar, meningkat 14% dari penjualan sebesar $46,1 miliar pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Investor akan tetap fokus pada tingkat pertumbuhan di unit Properti Google, yang mencakup penelusuran internet, periklanan YouTube, dan Play Store. Pendapatan dari segmen ini naik sebesar 10% menjadi $31,4 miliar di kuartal terakhir.

Selain itu, satu segmen yang harus bersiap untuk kuartal berikutnya dari pertumbuhan yang mengesankan adalah Google Cloud Platform yang menguntungkan dari Alphabet, yang mengalami lonjakan penjualan sebesar 45% menjadi $3,44 miliar di Kuartal III.

Di luar angka teratas dan terbawah, investor akan tertarik untuk mendengar rincian lebih lanjut tentang berita terbaru bahwa Departemen Kehakiman AS akan mengajukan gugatan antitrust terhadap Google. Bagian dari gugatan tersebut akan memperhatikan tuduhan perusahaan memonopoli fungsi pencarian internet untuk menekan persaingan.

Investing.com

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan Peringatan real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.