BNI Siap Restrukturisasi KUR, Bagaimana Kinerjanya?

BNI Siap Restrukturisasi KUR, Bagaimana Kinerjanya?

Ellen May Institute  | 09/04/2020 08:28

Kredit usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus restrukturisasi pemerintah terkait imbas pandemic corona. Pemerintah mencatat telah merestrukturisasi sebesar Rp 75,05 triliun bagi kredit UMKM. PT Bank Negara Indonesia Tbk (JK:BBNI) siap merestrukturisasi kredit usaha rakyat (KUR) senilai hingga Rp 20 triliun yang terimbas pandemi corona. Lalu bagaimana kinerja BNI?

Laba Bersih BNI Januari-Februari Naik

Di tengah pandemic corona BNI berhasil meraih pertumbuhan laba 22,27 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya. Laba bersih pada periode Januari sampai Februari sebesar Rp 2,58 triliun.

Laba bersih BNI lebih tinggi dibandingkan dengan laba bersih industri perbankan yang hanya tumbuh 8,25 persen dan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV yang tumbuh 19,08% di Januari 2020 sesuai Statistik Perbankan Indonesia (SPI).

Peningkatan laba bersih yang ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 15,85 persen dari Rp 5,11 triliun pada Februari 2019 menjadi Rp 5,92 triliun pada Februari 2020. Sedangkan, pendapatan komisi dan administrasi tetap kuat dengan menghimpun yakni Rp 1,44 triliun pada Februari 2020.

BNI juga berhasil mencatatkan peningkatan aset sebesar 9,72 persen menjadi Rp 788,72 triliun, dibandingkan Februari 2019 yang tercatat senilai Rp 718,82 triliun. Kenaikan tersebut didukung oleh peningkatan penyaluran kredit yang meningkat 11,8 persen menjadi Rp 529,53 triliun, dibandingkan periode yang sama 2019 senilai Rp 473,61 triliun.

Sementara DPK (dana pihak ketiga) perusahaan turut tercatat naik 9,83 persen menjadi Rp 573,3 triliun, dibandingkan Februari 2019 senilai Rp 521,97 triliun. Indikator kesehatan aset suatu bank yang tercermin dari rasio NPL di mana BNI tercatat 1,2% menandakan perusahaan masih cukup sehat.

Restrukturisasi KUR BNI

BNI siap merestrukturisasi KUR senilai hingga Rp 20 triliun dari sekitar 200.000 debitur yang terimbas pandemi corona. Hingga (7/4) sudah ada sekitar 1500 debitur dengan nilai kredit total Rp 950 miliar yang menerima stimulus restrukturisasi.

Dari catatan OJK, BNI hingga Maret 2020 telah merestrukturisasi kredit Rp 6,9 triliun kepada 6.238 debitur. Fokus restrukturisasi kredit BNI dari sektor perdagangan, industri pengolahan, pariwisata, serta UMKM yang ketergantungan dengan rantai pasok ekspor dan impor. Begitu juga dengan debitur yang berada di wiliayah yang telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun yang telah mengumumkan wilayahnya berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Kami menilai pelaku perbankan salah satunya BNI akan berhati-hati dalam mengucurkan KUR. Pasalnya, pemberian KUR yang sembarangan bisa membuat bank mengalami perlambatan penerimaan pendapatan dari bunga penyaluran kredit. Tentunya dalam jangka panjang, akan menurunkan laba bersih perusahaan.

Melihat kondisi saat ini dan adanya pandemic corona yang membuat industri perbankan tertekan, saham BBNI ini cukup menarik dikoleksi untuk investor jangka panjang. Saham BNI sudah mengalami penurunan harga 48,82% sejak awal tahun 2020 hingga Kamis, 8 April 2020. Adapaun PBV bank BNI 0,60x di bawah standar deviasi historisnya, menandakan saham BBNI tengah undervalue. Sedangkan EPS dan PER BBNI sebesar Rp 831,59 dan 4,89x dengan deviden yang terakhir yang di bagikan sebesar Rp 206/lembar saham.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 8 April 2020 saham BBNI ditutup Rp 4.070/saham, melemah 5,57%. Sebagai antisipasi kemungkinan harga bisa lebih turun, kami menyarakan untuk melakukan pembelian bertahap. Anda bisa perhatikan area 3600an untuk melakukakn cicil beli dengan porsi kepemilikan maksimal 10% dari total dana investasi.

Credit by: Ellen May Institute Research Team 

Ingin tahu lebih dalam tentang saham apa saja untuk investasi di tengah penurunan IHSG saat ini? Temukan solusinya hanya di EMTrade! EMtrade adalah aplikasi yang membantu Anda beli jual saham apa, di harga berapa, berapa banyak boleh beli, manajemen risiko, dan bisa tanya-tanya sepuasnya. Daftar sekarang di emtrade.id

Salam profit,

Disclaimer:

Setiap pembahasan saham dalam artikel ini bersifat sebagai referensi / bahan pertimbangan, dan bukan merupakan perintah beli / jual. Setiap keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab dari pelaku pasar.

Ellen May Institute

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Mohamad BinSlamet
Mohamad BinSlamet

meroket  ... (Baca Selengkapnya)

09/04/2020 18:05 GMT· Balas
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.