COVID-19 Dan Kekeliruan Pasar Saham Lainnya

COVID-19 Dan Kekeliruan Pasar Saham Lainnya

MarketPulse  | 12/06/2020 16:34

Pasar saham dunia yang sedang dideru banyak rintangan berubah menjadi kacau dalam semalam, dengan indeks utama Wall Street semuanya anjlok antara 5 dan 7%. Penting untuk memahami mengapa hal ini terjadi untuk mendapatkan kejelasan tentang apa yang akan terjadi di masa depan.

Salah satu kebiasaan terburuk yang dimiliki pasar keuangan di zaman sekarang ini adalah menyesuaikan berita utama dengan narasi jangka pendek yang dipilih. Kebiasaan itu mengalami dampak buruknya semalam, dengan ancaman global bahwa gelombang kedua wabah COVID-19 di Amerika Serikat akan membuat ekonomi dunia memburuk. Premis itu sepenuhnya salah karena satu alasan sederhana. Amerika Serikat, melalui kombinasi rasa puas diri dan ketidakmampuan, belum dapat mengendalikan serangan wabah yang pertama, mereka masih dalam terperangkap dalam gelombang pertama.

Diakui di tempat-tempat seperti Negara Bagian New York, lockdown yang ketat telah menghasilkan banyak kemajuan namun telah memakan banyak korban. Namun, sebagian besar negara bagian lainnya, melakukan lockdown dengan setengah hati dan penuh penolakan. Saya tidak dapat menghapus foto ribuan orang Amerika baru-baru ini yang berkerumun di jembatan untuk menonton peluncuran Space-X dari pikiran saya.

Semalam, Menteri Keuangan Steve Mnuchin mengatakan bahwa ditutupnya kembali perekonomian bukanlah hal yang baru, karena harga ekonomi terlalu tinggi. Itu berarti bahwa Amerika Serikat mengambil posisi yang sama dengan negara-negara berkembang lainnya di seluruh dunia, bertumbuh dengan banyak korban jiwa. Atas dasar itu, investor yang memuat saham maskapai penerbangan harus berpikir ulang, dan cepat.

Bull Agresif Sedang Dibangun?

Alasan sebenarnya kita sekarang berada di kemungkinan koreksi pasar yang cukup agresif di pasar aset global adalah semata-mata banyaknya posisi bullish di pasar. Menurut pendapat saya, aksi harga di Wall Street semalam menyoroti jumlah Johnny come latelty yang mengincar keutungan secara cepat. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, penentuan posisi opsi bullish pada S&P 500 telah mencapai rekor tertinggi, tanda peringatan kemunduran indikator terkemuka lainnya. Herd mentality, ketakutan akan kehilangan dan tidak mendapatkan keuntungan, bukan penurunan peringkat ekonomi, bank sentral yang dovish dan penyebaran gelombang kedua COVID-19 adalah penyebab sederhana dari kejatuhan yang terlihat dalam dua hari terakhir. Itu hanyalah berita utama yang cocok dengan narasi yang dipilih dari trade yang ramai.

COVID-19 dan "pemulihan angka pengangguran" Jay Powell masih belum pasti. Apa yang sudah dapat dipastikan adalah bahwa bank sentral dunia akan menjaga nilai moneter nol persen sepenuhnya dibuka untuk setidaknya dua tahun ke depan. Federal Reserve akan terus menarik keputusan-keputusan investasi yang bodoh untuk masa mendatang, yang berarti uang akan terus mencari rumah di dunia tanpa persen. Itulah alasan utama pasar aset naik seperti Phoenix setelah kapitalisasi pertengahan Maret. Itulah alasannya, begitu jarak sosial agresif yang diberlakukan di pasar keuangan berlalu, hal itu akan terjadi lagi.

Satu-satunya cara tesis ini akan dinegasikan dalam pendapat penulis, adalah jika penyebaran kedua COVID-19 memaksa lockdown nasional baru di seluruh ekonomi pasar maju. Suatu hal yang saya tegaskan berkali-kali.

Berita di Asia saat ini tidak banyak, tetapi sebagian besar tidak berarti seiring keluarnya kawanan dari perdagangan FOMO global dalam ekuitas berlanjut.

Saham AS berjangka membatasi kejatuhan di antara ekuitas Asia

Ekuitas Wall Street tergoncang semalam karena kerumunan investor yang mencari keuntungan dengan cepat mendapatkan kenyataan yang pahit. S&P turun 5,90%, NASDAQ turun 5,20%, dan Dow Jones turun 6,90% dalam hari yang buruk untuk pasar saham dunia. Untuk memberikan beberapa perspektif, secara bulanan, S&P 500 masih naik 7,40%, NASDAQ sebesar 7,10% dan Dow Jones sebesar 9,0%. Wall Street memiliki ruang besar untuk meringankan bunga secara lebih lanjut dan masih hanya dalam koreksi pasar-bullish.

S&P 500 dikhawatirkan akan ditutup di bawah MA 200-hari di 3034, yang kemungkinan menandakan koreksi yang lebih dalam. Dengan demikian, NASDAQ tetap sekitar 1000 poin di atas 100 dan 200 DMAnya, menekankan bahwa pasar bearish tidak mungkin terjadi.

Indeks berjangka aftermarket AS telah menguat pagi ini. S&P500 E-mini jauh di atas 1,0% lebih tinggi di Asia sejauh ini, seperti NASDAQ dan Dow futures. Reli dalam indeks berjangka AS hampir pasti didorong oleh aksi ambil untung dari para trader jangka pendek. Namun demikian, itu berfungsi untuk membatasi kejatuhan dari kekalahan Wall Street semalam yang jatuh mengisi pasar saham Asia secara agresif.

Namun kejatuhan sudah terjadi di lautan merah Asia hari ini. Nikkei 225 turun hanya 0,65% karena Pemerintah Jepang mengklarifikasi langkah-langkah stimulusnya. Ekspor-sentris Selatan Korea 2,65% lebih rendah, dengan Shanghai Composite dan CSI 300 turun 1,10%.

Regional Asia telah mengalami penurunan. Singapura, Hong Kong, Jakarta dan Kuala Lumpur semuanya turun sekitar 1,50%. Australia belum terkena dampaknya, negara yang beruntung itu menjadi salah satu pusat dari pemulihan perdagangan FOMO global. ASX 200 telah turun 2,90%, dengan All Ordinaries turun 3,40%.

Ketahanan Asia akan melegakan bagi banyak orang tetapi sepenuhnya bergantung pada saham berjangka AS yang memegang keuntungan mereka dalam perdagangan after-market. Semalam, Eropa juga jatuh sangat dalam, tetapi jika status quo saat ini berlaku di Asia, seharusnya penurunannya mereda ketika mereka tiba sore ini. Semua mata akan tertuju pada AS malam ini dan apakah koreksi berlanjut atau akan dilupakan. Kasus yang masuk akal dapat terjadi untuk hasil dan strategi yang terbaik adalah untuk menunggu dan memperhatikan apa yang akan terjadi.

Sekali lagi, saya akan menekankan bahwa mengingat skala reli dari posisi terendah pertengahan Maret, pasar saham global memiliki banyak ruang untuk mengoreksi lebih rendah tanpa mengubah premis yang mendasarinya; uang bank sentral memompa penilaian aset.

Lonjakan Dolar AS pada pembelian yang aman

Pemusnahan trade yang banyak diminati terjadi semalam, seiring dolar  AS mengembalikan sebagian kerugian baru-baru ini karena pasar saham merosot. Dolar AS dan mata uang lainnya, Swiss franc dan Jepang yen, semuanya berkinerja lebih baik karena investor jangka pendek bergegas mencari mata uang yang aman.

EUR/USD turun 100 poin menjadi 1,1285 semalam, hampir menghindari pembalikan luar dengan implikasi teknis yang sangat negatif. Dengan demikian, melihat keuntungan Euro selama satu bulan terakhir, hanya penurunan yang melewati angka 1,1000 yang dapat membuat negatif gambaran teknis jangka panjang secara keseluruhan.

Setelah gagal di 0,7000 pada beberapa hari sebelumnya, dolar Australia mengalami hari yang mengerikan di pasar. AUD/USD turun 2,0% menjadi 0,6845 dan sekarang bisa mengoreksi serendah 200 DMA di 0,6640. AUD/JPY, proxy risiko populer, turun 2,30% menjadi 73,50, dengan tes 200 DMA yang kemungkinan mencapai 72,25. Semua mata uang komoditas semalam naik dengan susah payah. Indeks dolar AS selesai 0,80% lebih tinggi pada 96,73.

Asia akhirnya melihat kenaikan dolar berlanjut, dengan mata uang regional Asia dan AUD semua kembali turun. Reli oleh indeks berjangka AS dan stabilisasi pasar ekuitas Asia telah melihat kerugian tersebut dengan cepat terhapus. Mata uang utama dan regional Asia sekarang hampir tidak berubah.

Arah jangka pendek dari pasar saham regional dan indeks berjangka AS akan menentukan arah yang akan diambil pasar mata uang dalam waktu dekat. Trader Forex merasa dapat mengikuti permainan harga ekuitas. Aksi jual besar-besaran lainnya oleh Wall Street malam ini, akan menyebabkan kenaikan dolar AS berlanjut dengan semangat baru.

Harga minyak jatuh mengikuti pasar ekuitas

Sebagai salah satu penerima paling banyak dari puncak pemulihan perdagangan akibat virus global, minyak tidak akan pernah lepas dari kejatuhan di pasar ekuitas. Gerombolan posisi bullish jangka pendek dalam minyak secara tidak resmi dikunci semalam, Brent crude jatuh 7,50% menjadi $38,30 per barel, dengan WTI juga turun 7,50% menjadi $36,20 per barel.

Sementara menurunnya minyak lebih terlihat seperti pemusnahan perdagangan yang terlalu ramai, minyak mentah Brent ditutup di bawah DMA-100 di $38,65, sebuah perkembangan teknis bearish. Jika kekalahan di ekuitas berlanjut, minyak mentah Brent bisa memperpanjang kerugiannya menjadi $37,00 per barel, dan mungkin sejauh $33,50 per barel.

Di sisi lain, WTI nyaris mendapatkan nasib yang sama. WTI ditutup tepat di atas 100-DMA di $34,00 per barel. Kegagalan dalam tingkat itu menyiratkan kerugian lebih lanjut ke wilayah $31,00 per barel.

Kedua kontrak terlihat menurun pagi ini, sebelum pulih ke level yang tidak berubah, diselamatkan oleh reli pada ekuitas berjangka aftermarket AS. Arah jangka pendek minyak secara intrinsik terkait dengan mereka sekarang, seperti juga ekuitas Asia dan pasar mata uang. Ke depannya, perdagangan minyak jangka panjang akan menjadi sangat padat dengan tidak adanya pembatasan sosial. Kegagalan Brent untuk benar-benar menutup celah harganya di atas $40,00 per barel adalah peringatan yang kita semua abaikan. Kerugian lebih lanjut mungkin dapat terjadi dan kepastian jika Wall Street jatuh malam ini.

Emas mengecewakan pembeli haven semalam

Tadi malam seharusnya kesempata emas untuk bersinar, karena keengganan risiko di masa pandemic terjadi seperti di seluruh kelas aset lainnya. Sebaliknya, emas justru terseret lebih rendah oleh jatuhnya pasar ekuitas, dengan posisi emas dilikuidasi untuk menutupi kerugian di tempat lain. Emas turun 0,70% menjadi $1727,00 per ons, karena pembeli haven dibanjiri oleh penjual margin call dari pasar saham.

Apa yang tampak jelas sekarang adalah bahwa emas tidak dapat melepaskan diri dari ekuitas dalam aksi jual panik, tetapi diserahkan kepada perangkatnya sendiri di pasar bullish. Panik-likuidasi di tempat lain akan menyebabkan panik-likuidasi emas juga. Hal ini juga menyoroti peringatan saya sebelumnya tentang masuk ke perdagangan bernilai tinggi dalam jangka panjang, atau jangka pendek di bawah nilai emas melebihi sebulan pada $1660,00 menjadi $1760,00 per onsnya.

Diterobosnya nilai pada saat ini sangat tidak mungkin terjadi. Emas tidak berubah di Asia karena penjual yang berhubungan dengan ekuitas menyamai pembeli haven. Emas tampaknya akan terus menggagalkan harapan bullish "inflationista" untuk beberapa waktu mendatang.

MarketPulse

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan notifikasi real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.

';