Dampak Pemboman Terorisme terhadap Pasar Hanya Sementara

Dampak Pemboman Terorisme terhadap Pasar Hanya Sementara

Guntur Herlambang  | 16/05/2018 09:05

Pertengahan Mei 2018 ini merupakan waktu kelabu bagi Indonesia karena terjadi serangkaian tindakan terorisme yang terjadi dan menewaskan banyak korban jiwa termasuk aparat kepolisian. Ini merupakan salah satu tindakan terorisme terbesar di Indonesia dilihat dari rentetan kejadian dan korban jiwa yang ada. Oleh karena itu dampak yang dihasilkan dari serangkaian aksi terorisme kali ini akan lebih besar dibandingkan dengan bom sebelumnya seperti bom Sarinah atau bom dengan skala kecil yang lain. Setidaknya pemboman kali ini akan menjadi sentimen negatif IHSG pada bulan Mei ini karena masih adanya serangkaian serangan pemboman yang berlanjut.

Hanya Sementara

Kendati dampak kali ini sangatlah besar namun jika dilihat dari sejarahnya efek pemboman teroris terhadap IHSG hanya bersifat secara sementara. Contohnya saja bom Sarinah pada 14 Januari 2016 membuat IHSG -0,53% ke level 4513 atau bom Solo yang meruntuhkan IHSG sebesar -3,2% dalam sehari ke level 3316. Dampak terorisme terbesar ada pada bom Bali I yang menewaskan lebih dari 200 orang dan lebih dari 200 orang lain luka-luka. IHSG langsung merespon kejadian tersebut dengan turun sebesar -10,3%. Namun hal yang menarik adalah sebuah skenario yang menunjukkan bahwa jika investor yang membeli saham setelah IHSG turun karena pemboman maka kemudian itu akan memberikan keuntungan di kemudian hari. Dan hal itu terbukti bahwa IHSG tidak tergoyahkan karena aksi pemboman dan kembali ke posisi semula bahkan memberikan keuntungan berselang waktu beberapa bulan saja.

Tetap Tenang

Pihak BEI meminta seluruh investor di pasar modal untuk tetap tenang terhadap kejadian terorisme ini karena efeknya hanya sementara. Untuk hal ini saya sependapat dengan BEI karena dalam jangka panjang efek terorisme ini tidak berdampak secara signifikan. Investor sejati akan tetap tenang menghadapi kejadian ini karena yang mereka lihat adalah kegiatan bisnis yang berjalan bukan dari pemberitaan yang heboh di media massa bahkan ini adalah peluang untuk mendapatkan saham di harga yang murah karena efek penurunan yang besar.

Kesimpulan:

Kendati menimbulkan korban jiwa yang besar namun efek negatif terorisme terhadap IHSG hanyalah sementara. Secara jangka panjang IHSG akan tetap melanjutkan pendakiannya. Namun untuk seminggu ini investor sebaiknya wait and see terlebih dahulu karena rangkaian terorisme terlihat masih berlanjut dan ini menjadi efek negatif pada IHSG di bulan Mei.

Guntur Herlambang

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Fusion Media tidak akan bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan akibat penggunaan informasi yang terdapat dalam situs web ini termasuk data, kutipan / quote, grafik dan sinyal jual / beli. Mohon pahami sepenuhnya tentang risiko dan biaya yang terkait dengan perdagangan pasar keuangan, ini adalah salah satu bentuk investasi yang paling berisiko. Perdagangan mata uang dengan margin mengandung risiko tinggi, dan tidak cocok bagi semua investor. Perdagangan atau investasi mata uang kripto membawa serta potensi risiko. Harga uang kripto sangat tidak stabil dan mungkin terpengaruh oleh faktor eksternal seperti peristiwa keuangan, peraturan atau politik. Mata uang kripto tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan valuta asing atau instrumen keuangan lainnya atau pun juga mata uang kripto Anda harus mempertimbangkan dengan hati-hati tujuan investasi Anda, tingkat pengalaman, dan risiko yang menyertai.
Fusion Media ingin mengingatkan Anda bahwa data yang terdapat dalam situs web ini tidak sebenarnya real-time atau pun akurat. Semua harga CFD (saham, indeks, berjangka), Forex dan mata uang kripto tidak disediakan oleh bursa melainkan oleh market maker, sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dari harga pasar sebenarnya, yang berarti harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan perdagangan. Oleh karena itu, Fusion Media tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang mungkin timbul akibat penggunaan data ini.
Fusion Media mendapatkan pemasukan dari para pengiklan yang muncul di situs web, berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan tersebut.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 中文 香港 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt
Log keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+