Investor Global Kembali ke Emerging Market Incar Obligasi Indonesia

Investor Global Kembali ke Emerging Market Incar Obligasi Indonesia

Ipotnews Indonesia  | 28/11/2018 15:43

Ipotnews - Harga surat utang Indonesia kembali mendekati bulan terbaiknya dalam tiga tahun terakhir, masuk kembali ke radar investor. Obligasi rupiah adalah salah satu pemain terbaik di Asia pada November ini.

Para pengelola dana investasi global memburu seurat utang dengan imbal hasil terbaik, yang juga mengangkat sekuritas India dan Filipina. Berbagai langkah kebijakan yang dilakukan pembuat kebijakan di Indonesia dan stabilisasi di emerging market membantu mendorong aksi beli para investor.

"Mungkin kita telah melalui kondisi terburuk obligasi pemerintah Indonesia," kata Eugene Leow, ahli strategi fixed income DBS Group Holdings Ltd, Singapura. "Meski masih ada hambatan ketegangan perdagangan dan kenaikan suku bunga The Fed, tetapi dengan imbal hasil riil yang tinggi dan tidak ada yang salah secara fundamental dalam perekonomian, arus masuk modal telah kembali," imbuhnya, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (28/11).

Permintaan terhadap mata uang Asia dengan imbal hasil tinggi bangkit kembali setelah tahun yang penuh gejolak. Sebelumnya para pengelola dana investasi lebih menyukai dolar yang lebih kuat, di tengah berlangsungnya perang dagangAS-China.

Jatuhnya harga minyak baru-baru ini, ikut memunculkan kembali daya tarik aset di negara-negara dengan defisit anggaran. Sepanjang November ini, investor asing membeli hampir USD3 miliar obligasi Indonesia dan India.

"Investor dibuat lebih nyaman dengan langkah-langkah yang prudent dan keberlanjutan kebijakan fiskal Indonesia," kata Trinh Nguyen, ekonom senior Natixis Asia Ltd, Hong Kong. "Sangat jelas bahwa pemerintah memprioritaskan stabilitas rupiah dan memastikan ucapan mereka dengan tindakan. Investor akan terhibur oleh sikap tersebut," Nguyen menambahkan.

Imbal hasil obligasi Indonesia bertenor 10 tahun turun hampir 70 basis poin sepanjang bulan ini, menjadi 7,88 persen. Goldman Sachs (NYSE:GS) Group Inc. merekomendasikan investor untuk membeli obligasi tersebut. Rupiah juga sudah menguat lebih dari 4 persen. (Bloomberg/kk)

Sumber : Admin

Tags : ipotnews obligasi

Ipotnews Indonesia

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 中文 香港 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+