Proyeksi Rasio Utang Terhadap PDB 2020 Naik, Perlmbatan Ekonomi Didepan Mata?

Proyeksi Rasio Utang Terhadap PDB 2020 Naik, Perlmbatan Ekonomi Didepan Mata?

Douglas Tan  | 01/04/2020 15:10


Defisit idealnya disandingkan dengan kemampuan suatu negara untuk mengembalikan selisih jumlah tersebut, diwakilkan oleh Produk Domestik Bruto (PDB). Setiap tahunnya, defisit menambah utang negara. Seiring dengan kenaikan utang negara, dampak negatif dapat dirasakan terhadap perekonomian ketika terakumulasi. Proksi perbandingan utang negara terhadap PDB (Debt to GDP ratio) kemudian digunakan untuk menilai seberapa besar beban utang suatu negara dibandingkan dengan kekuatan ekonominya.

Studi dari World Bank berpendapat bahwa suatu negara maju akan mengalami pelambatan secara signifikan terhadap perekonomiannya ketika level Debt to GDP-nya melebihi angka 77%, dan setiap penambahan 1% di atasnya, menciptakan 1,7% perlambatan ekonomi. Sedangkan untuk negara berkembang sendiri, setiap penambahan 1% di atas batas 64%, menciptakan 2% perlambatan ekonomi.

Indonesia sendiri dalam beberapa tahun terakhir memiliki angka defisit yang masih mengikuti koridor, tertuang dalam UU 17 tahun 2003 sebesar maksimal 3%. Sebelumnya defisit berada di angka :

2018 = 1.82% ; Total (PA:PA:TOTF) Defisit = 270 Triliun ; PDB = 14.837,4 Triliun
2019 = 2.2% ; Total Defisit = 349,44 Triliun ; PDB = 15.883,9 Triliun

Setelah pencanangan Perppu oleh Presiden Jokowi, maka proyeksi defisit di tahun ini adalah :
2020 = 5.07% ; PDB = 15.248,54 Triliun* ; Total Defisit = 773,1 Triliun
*menggunakan asumsi konservatif, di mana ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 0,4% dari PDB tahun 2019

Sementara itu, Rasio Utang Terhadap PDB (Debt to GDP ratio) Indonesia pada beberapa tahun terakhir :
2018 : 29,08% ; Total Utang = 4.314,72 Triliun ; PDB = 14.837,4 Triliun
2019 : 29,80% ; Total Utang = 4.733,40 Triliun ; PDB = 15.883,9 Triliun

Setelah pencanangan Perppu oleh Presiden Jokowi, maka proyeksi rasio utang terhadap PDB (dengan asumsi seluruh angka defisit dibiayai oleh utang) di tahun ini adalah :
2020 = 36.3% ; Total Utang* = 5.535,49 Triliun ; PDB = 15.248,54 Triliun
*penjumlahan antara Total Utang 2019 dengan proyeksi Total Defisit pada 2020, dengan asumsi konservatif ekonomi mengalami kontraksi sebesar 0.4% di tahun ini

Angka proyeksi rasio total utang terhadap PDB Indonesia masih tergolong rendah, dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya seperti US di angka 150% (setelah stimulus $2 Triliun yang disahkan Maret 2020 ini), namun yang harus diberikan perhatian khusus adalah porsi utang negara berkembang jauh lebih sensitif dibandingkan dengan maju dalam hal perlambatan ekonomi.

Douglas Tan

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Português (Portugal) Polski Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.