Terapkan Relaksasi Kredit bagi Pelaku UMKM, Bagaimana Dampak ke Sektor Perbankan?

Terapkan Relaksasi Kredit bagi Pelaku UMKM, Bagaimana Dampak ke Sektor Perbankan?

Ellen May Institute  | 31/03/2020 08:39

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading halt pada perdagangan sesi pertama Senin 30 Maret 2020 pukul 10:20. Akhir penutupan sesi pertama IHSG melemah 4,12% di angka 4.358,43 dengan investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp13,2 M. Saham BBCA (JK:BBCA) dan BBRI (JK:BBRI) masing-masing melemah 3,18% dan 6,19% menjadi penekan utama pelemahan IHSG siang ini.

Langkah antisipasi pelemahan ekonomi akibat dampak Covid-19 segera dilakukan oleh Presiden Jokowi dengan memberikan arahan untuk merelaksasi kredit kepada pelaku UMKM berupa penundaan pembayaran cicilan selama satu tahun. Seperti yang kita tahu, sektor UMKM sebagai golongan menengah-bawah yang juga turut terdampak akibat wabah Covid-19. Lalu bagaimana dampaknya bagi sektor perbankan?

 Relaksasi Kredit Tidak untuk Semua Debitur

Arahan Presiden Jokowi terkait relaksasi kredit diwujudkan melalui POJK No 11/POJK.03/2020. Pihak OJK menyampaikan, bahwa prioritas debitur yang mendapat keringanan harus memenuhi berbagai persyaratan:

  • Debitur terkena dampak Covid-19 dengan nilai kredit/leasing dibawah Rp10 miliar untuk antara lain pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (Kredit UMKM dan KUR).
  • Keringanan dapat diberikan dalam periode waktu maksimum 1 tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu atau hal lain yang ditetapkan oleh bank/leasing.
  • Mengajukan kepada bank/leasing dengan menyampaikan permohonan melalui saluran komunikasi bank/leasing.
  • Jika dilakukan secara kolektif misalkan melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank/leasing.

Perlu digaris bawahi jika relaksasi kredit bukan untuk seluruh debitur, jika debitur tersebut berpenghasilan tetap, maka tidak ada masalah kecuali dia di PHK. Perlu dipastikan yang terkena PHK mengalami penurunan pendapatan, maka restrukturisasi bisa diajukan. Bank tentu harus melihat kondisi nasabah untuk tujuan dunia usaha kalau seandainya perlu dilakukan restrukturisasi, rekondisi atau rescedule.

Kewajiban pembayaran bunga (debitur) harus selalu dipenuhi. Seandainya terkait kredit sepeda motor namun pinjaman itu berdampak dan dibidang usaha (ojek online) bisa ditunda cicilan pokok, tetapi kewajiban bunga harus dibayar. Jadi tidak serta tidak membayar apapun selama satu tahun.

 Dampak bagi Sektor Perbankan

Jika relaksasi kredit atau penundaan cicilan diberlakukan kepada semua debitur, maka dampak ke sektor perbankan akan besar sekali terutama pada rasio kredit bermasalah (NPL). NPL bank akan melonjak dari posisi saat ini yang berada pada kisaran 2,79% (gross) dan NPL net sebesar 1,00% per Februari 2020. Dengan kondisi demikian, tentu OJK perlu memikirkan indikator kesehatan bank dan GCG, karena pasti akan turun semua.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) yang juga sebagai Ekonom Senior, Mirza Adityaswara pun berpendapat, bila aturan diimplementasikan kepada seluruh debitur, maka akan merugikan dua sektor industri keuangan yakni perbankan dan perusahaan pembiayaan (multifinance). Jika dua sektor ini “bangkrut” maka perekonomian nasional akan terganggu.  

Perbankan akan menanggung beban yang besar jika seluruh debitur menangguhkan cicilan utangnya selama satu tahun. Terlebih sekitar 30% kredit perbankan merupakan kredit konsumsi layaknya KPR dan KPM. Sementara sekitar 15% hingga 20% diantaranya ialah kredit UMKM.

Dampak Covid-19 ini sebenarnya tidak hanya berdampak pada sektor perbankan, karena semua sektor juga terkena imbasnya. Tim EMtrade merefrensikan sektor yang paling defensif saat ini adalah sektor consumer good dengan pilihan saham UNVR (JK:UNVR) atau INDF (JK:INDF). Anda juga bisa memilih saham GGRM (JK:GGRM) atau HMSP (JK:HMSP) kalau mau dividen tinggi, namun perlu dicermati jika pertumbuhan harga saham tidak akan secepat BBCA jika terjadi recovery.

Credit by: Ellen May Institute Research Team

Ingin tahu saham-saham potensial apa di tengah penurunan IHSG saat ini?

Temukan jawabannya hanya di emtrade

EMtrade adalah aplikasi yang memberi tahu Anda beli jual saham apa, di harga berapa, berapa banyak boleh beli, manajemen risiko, dan bisa tanya-tanya sepuasnya. Daftar sekarang di emtrade.id

Salam profit,

Ellen May Institute

Disclaimer:

Setiap pembahasan saham dalam artikel ini bersifat sebagai referensi / bahan pertimbangan, dan bukan merupakan perintah beli / jual. Setiap keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab dari pelaku pasar. 

Ellen May Institute

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.