Mengapa Harga Saham Facebook Melonjak?

Mengapa Harga Saham Facebook Melonjak?

Investing.com  | 22/05/2020 12:10

Belum lama ini, Facebook (NASDAQ: FB) terperosok dalam skandal, tetapi mengingat reli kuat saham Facebook tahun ini, nampaknya investor tidak terlalu mempermasalahkan skandal di masa lalu. 

Dimulai pada awal 2018, nasib perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California ini diperkirakan menjadi suram, ketika politisi dan regulator mulai meneliti Facebook setelah berita tentang penjebolan data besar-besaran menimbulkan kekhawatiran terkait privasi pengguna. Selain itu, Facebook juga menghadapi tuduhan bahwa platformnya dimanipulasi oleh kekuatan asing untuk mempengaruhi pemilihan AS. Rentetan peristiwa tersebut menurunkan harga saham Facebook.

Namun, seluruh masalah tersebut tampaknya telah menghilang ke dalam kabut sejarah. Saham Facebook mencapai rekor tertinggi sepanjang masa kemarin, didukung oleh antusiasme investor baru bahwa raksasa media sosial itu memiliki daya tarik luas di dunia yang diganggu oleh virus covid-19.

FB Weekly TTM

Saham sekarang telah naik 11% untuk tahun ini, dan, sejak penurunan pasar 16 Maret yang lebih luas, naik 56%.

Pada saat ekonomi memasuki resesi yang dalam, yang membuat Facebook sangat menarik adalah neraca perusahaan yang kuat dan kepercayaan investor bahwa pendiri dan CEO Mark Zuckerberg akan memanfaatkan basis penggunanya yang mencapai 2,6 miliar untuk mendukung area pertumbuhan baru.

Sebagai bagian dari upaya itu, pada hari Selasa, Zuckerberg meluncurkan fitur e-commerce baru di semua properti media sosial perusahaan — termasuk Messenger, WhatsApp, dan Instagram — saat ia menyiapkan platformnya untuk mengambil keuntungan dari lonjakan yang diharapkan dalam perdagangan online di setelah pandemi.

Dukungan Baru untuk E-Commerce

Inisiatif baru oleh Facebook ini terutama menargetkan bisnis kecil yang berjuang di tengah pandemi. Facebook akan memungkinkan pedagang untuk membuat toko e-commerce mereka sendiri di platform Facebook dan Instagram.

Disebut Shops, produk utama yang ditonjolkan adalah versi baru dari fitur Facebook yang sudah ada dengan nama yang mirip, dan akan memungkinkan pengecer mengunggah katalog produk ke halaman Facebook atau profil Instagram mereka. Toko-toko, pada waktu yang telah ditentukan, dapat diakses di seluruh jaringan, memungkinkan pengecer menyasar basis pengguna Facebook yang besar dengan satu katalog produk.

"Semua alat ini terbuka untuk bisnis bahkan ketika etalase fisik Anda tidak dapat digunakan," kata Zuckerberg pada Selasa, pada siaran langsung pengumuman fitur baru tersebut.

Investor menyambut baik dorongan e-commerce baru ini. Memang, fitur Shops mungkin mengurangi dampak hilangnya pendapatan dari segmen-segmen pasar iklan digital yang sangat dirugikan oleh pandemi COVID-19, yang meliputi perjalanan udara dan keramahtamahan.

Analis percaya fitur Shops akan memperluas kemampuan e-commerce Facebook, menjadikannya pemain serius di arena ini.

Brian Nowak, seorang analis di Morgan Stanley melihat "peluang miliaran" untuk Facebook dengan fitur Shops-nya, sementara analis Deutsche Bank Lloyd Walmsley melihat potensi $30 miliar, melalui kombinasi pendapatan iklan dan bagian kecil dari transaksi.

Namun, investor tetap dianjurkan untuk memperhitungkan bahaya untuk Facebook di lingkungan saat ini. Menurut perkiraan analis, sekitar 30% hingga 45% dari pendapatan global perusahaan berasal dari kategori iklan yang dianggap "berisiko" dari COVID-19.

Pengeluaran yang lebih rendah untuk perjalanan, ritel, barang-barang kemasan konsumen, dan hiburan cenderung akan merusak pendapatan Facebook dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.

Kesimpulan
Facebook memiliki banyak cara untuk mempercepat pendapatannya dengan menggunakan daya jangkau dan daya belanjanya yang sangat besar. Posisi unik itu membuat sahamnya menjadi pembelian jangka panjang yang hebat. Pada saat yang sama, investor tidak boleh mengabaikan potensi risiko jangka pendek terhadap sahamnya ketika bisnis secara global memangkas pengeluaran iklan.

Investing.com

Artikel Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.