5 Hal Utama Perlu Diketahui Pekan Ini di Kalender Ekonomi

5 Hal Utama Perlu Diketahui Pekan Ini di Kalender Ekonomi

Investing.com  | 18/01/2021 14:13

5 Hal Utama Perlu Diketahui Pekan Ini di Kalender Ekonomi

Oleh Noreen Burke

Investing.com - Joe Biden akan dilantik sebagai presiden Amerika Serikat ke-46 pada hari Rabu (20/01) dengan investor menunggu untuk melihat bagaimana rencananya terkait bantuan stimulus dan juga cara mengatasi pandemi akan diluncurkan. Sidang konfirmasi Janet Yellen sebagai menteri keuangan perempuan pertama di AS akan berlangsung pada hari Selasa (19/01). Pekan ini juga akan mencatat musim laporan keuangan yang di mana lusinan perusahaan S&P 500 mengumumkan kinerjanya.  European Central Bank (ECB) akan mengadakan pertemuan kebijakan terbaru dibayangi tindakan pembatasan baru untuk mengurangi laju penyebaran virus. Sementara, serangkaian data PMI dari AS, kawasan euro, Jepang, dan Inggris pada hari Jumat akan mengungkapkan keadaan ekonomi global pada awal tahun 2021. Berikut hal yang perlu Anda ketahui untuk memulai minggu Anda.

  1. Pelantikan Presiden AS ke-46

Joe Biden akan dilantik sebagai presiden Amerika Serikat ke-46 pada hari Rabu (18/02) dan bakal mengambil alih kepemimpinan negara yang dilanda pandemi serta menghadapi perpecahan sosial ekonomi yang mendalam.

Biden telah mengumumkan paket dana stimulus senilai $1,9 triliun, yang mencakup cek dana stimulus $1.400, tetapi ini kemungkinan terbukti menjadi pedang bermata dua bagi investor, memperkuat optimisme atas prospek pemulihan ekonomi sambil meningkatkan kekhawatiran tentang bagaimana pemerintah AS akan mendanainya.

Biden perlu merangsang ekonomi dengan cepat, tetapi kursi mayoritas anggota Partai Demokrat yang tidak terlalu besar di Kongres AS memberikan arti jumlah dan waktu paket yang masih tidak pasti.

  1. Sidang konfirmasi Menteri Keuangan AS

Komite Senat Keuangan AS akan mengadakan sidang konfirmasi Janet Yellen untuk menjadi Menteri Keuangan AS pada hari Selasa, sehari sebelum Presiden terpilih Biden dilantik.

Yellen, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Federal Reserve untuk periode tahun 2014-2018, diharapkan dengan mudah melewati sidang konfirmasi di Senat AS dan kemungkinan akan menjadi salah satu pemilihan kabinet Biden pertama yang akan dikonfirmasi.

Yellen diperkirakan akan memperjuangkan paket stimulus Biden senilai $1,9 triliun - defisit belanja yang menurutnya terjangkau karena suku bunga yang sangat rendah.

  1. Laporan Pendapatan

Investor akan cemas untuk melihat apakah hasil laporan pendapatan mendatang memvalidasi ekspektasi pemulihan yang kuat pada tahun 2021.

Saham-saham AS sempat bergerak di zona hijau mayoritas ditopang oleh optimisme bahwa peluncuran vaksin akan mendorong kemungkinan terjadinya pemulihan, sementara harapan lebih banyak stimulus fiskal juga mendukung kenaikan.

Laporan pendapatan untuk kuartal terakhir tahun 2020 akan berlangsung dari perusahaan termasuk Bank of America (NYSE:BAC), Goldman Sachs (NYSE:GS), Netflix (NASDAQ:NFLX), Charles Schwab (NYSE:SCHW), Procter & Gamble (NYSE:PG), United Airlines (NASDAQ:UAL), Intel (NASDAQ:INTC) dan IBM (NYSE:IBM).

Pendapatan untuk perusahaan S&P 500 diperkirakan turun 9,5% pada kuartal terakhir 2020 dari tahun lalu, tetapi diperkirakan akan pulih pada 2021, dengan kenaikan 16,4% diproyeksikan untuk kuartal I, menurut data IBES dari Refinitiv.

  1. Pertemuan ECB

ECB akan mengadakan pertemuan pertama tahun 2021 pada hari Kamis (18/01). Pengambil kebijakan mengumumkan stimulus tambahan pada bulan Desember, tetapi prospek ekonomi kembali dibayangi oleh penemuan jenis baru Covid-19 dan peluncuran vaksinasi yang relatif lambat.

Menyebabkan kekhawatiran? Mungkin tidak demikian, komentar dari Christine Lagarde menyebutkan. Kepala ECB memperkirakan pemulihan akan tercipta saat COVID mereda, istilahnya melihat gelas setengah penuh, bukan setengah kosong. Ekonomi Jerman juga menjadi penyebab optimisme dan menyusut 5% kurang dari yang diharapkan pada tahun 2020.

Tapi penguncian yang berkepanjangan akan merugikan. Dengan latar belakang ini, pasar akan menginginkan ECB untuk memberi sinyal komitmen untuk menggunakan kekuatan penuh dari skema pembelian obligasi darurat senilai 1,85 triliun euro ($2,24 triliun) - sesuatu di mana pembuat kebijakan tampaknya terpecah.

  1. Data ekonomi

Data PMI pertama tahun 2021 dari AS, kawasan euro, Inggris dan Jepang akan dirilis pada hari Jumat dan bisa lebih lemah dari yang diantisipasi.

Sementara spekulasi pemulihan ekonomi masih berlaku, pembatasan baru dan lonjakan jumlah virus menimbulkan keraguan atas perkiraan.

Data lain yang harus dipantau minggu ini termasuk laporan tentang sektor perumahan AS yang telah didorong oleh rekor suku bunga hipotek yang rendah. Data pembangunan dimulai pada hari Kamis dan penjualan rumah lama pada hari Jumat diperkirakan akan tetap kuat.

Sementara itu, data PDB kuartalan IV dan setahun penuh dari China pada hari Senin dapat menunjukkan bahwa itu adalah satu-satunya ekonomi besar dunia yang telah berkembang pada tahun 2020.

- Reuters berkontribusi pada laporan ini

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan Peringatan real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.