Corona Makin Banyak, Pemerintah Imbau Masyarakat Ibadah Ramadhan di Rumah Aja

Corona Makin Banyak, Pemerintah Imbau Masyarakat Ibadah Ramadhan di Rumah Aja

Warta Ekonomi Online  | 10/04/2020 14:45

Corona Makin Banyak, Pemerintah Imbau Masyarakat Ibadah Ramadhan di Rumah Aja
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Jumlah kasus positif corona (COVID-19) terus bertambah di Tanah Air. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) pun mengimbau umat Islam agar memaksimalkan seluruh ibadah di rumah selama bulan Ramadan nanti.

Imbauan lainnya diharapkan agar tak meniadakan buka puasa bersama di luar rumah. Lalu, meniadakan nuzulul Quran di masjid selama masih pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kabar Baik Tentang Corona! Pasien Berusia 101 Tahun Bisa Sembuh!

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, H. Kamaruddin Amin mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran terkait imbauan ibadah selama Ramadhan tersebut.

Dia menjelaskan imbauan ini penting dengan harapan pelaksanaan puasa dapat berlangsung sesuai dengan fiqih. Begitupun anjuran agar salat tarawih digelar di rumah masing-masing.

”Dalam pelaksanaan puasa tersebut kami harap buka bersama puasa ditiadakan, salat tarawih dilaksanakan di rumah masing-masing. Kemudian Nuzulul Quran juga akan ditiadakan, begitu juga pelaksanaan tadarus di masjid akan ditiadakan,” kata Kamaruddin saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, diminta agar seluruh umat bisa menjaga fisik atau physical distancing. Cara ini dinilai efektif untuk melawan Covid-19.

Dia menekankan, pelaksanaan ibadah di rumah selama Ramadan jtak mengurangi nilai ibadah dan pahala. Sebab, seluruh dunia tengah bersama-sama menghadapi wabah Covid-19. Maka itu, diingatkan agar masyarakat bisa melaksanakan tiap anjuran pemerintah.

“Mari bersama melaksanakan kebijakan pemerintah, karena kebijakan pemerintah terhadap rakyatnya tentu berorientasi kepada kemaslahatan,” ujarnya.

Data pemerintah terkait angka kasus positif Covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Juru Bicara Khusus Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan kasus positif Covid-19, hingga per Kamis, 9 April 2020 pukul 12.00 WIB, terus bertambah dengan menembus 3.293 orang.

"Dari hasil pemeriksaan PCR terjadi penambahan kasus baru sebanyak 337 orang. Total (PA:TOTF), kasus kumulatif hari ini 3.293 orang positif," ujar Yurianto, dalam konferensi pers melalui akun YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (9/4/2020).

Penulis: Redaksi
Editor: Fajria Anindya Utami
Foto: Mohamad Hamzah

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.