Lintas Ekbis: PDB China, Perintah Pertama Biden, Keystone Go Green

Lintas Ekbis: PDB China, Perintah Pertama Biden, Keystone Go Green

Investing.com  | 18/01/2021 20:04

Lintas Ekbis: PDB China, Perintah Pertama Biden, Keystone Go Green

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Ekonomi China tumbuh sebesar 2,3% sepanjang tahun 2020 hingga kuartal IV. Joe Biden berencana membalikkan warisan kebijakan yang ditinggalkan oleh Donald Trump melalui perintah eksekutif langsung, dan pipa minyak Keystone tampaknya tidak menjadi target kebijakan tersebut. Partai CDU Jerman mengangkat penerus Angela Merkel, dan Italia pun merasakan gelombang krisis politik baru. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Senin, 18 Januari.

1. PDB China tumbuh 6,5% di Kuartal IV

China memperkuat statusnya sebagai satu-satunya negara dengan ekonomi utama yang tidak menyusut tahun lalu. Angka yang dirilis pada hari Senin menunjukkan produk domestik bruto naik sebesar 2,3% pada tahun 2020, lebih baik dari estimasi 2,0%, berkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,5% pada kuartal terakhir tahun ini.

Angka pertumbuhan kuartalan didukung oleh permintaan barang-barang China, sudah terbukti dalam rekor surplus perdagangan pekan lalu. Pertumbuhan produksi industri meningkat menjadi 7,3% dari 7,0% di November, tetapi pertumbuhan penjualan ritel kembali mengecewakan, melambat menjadi 4,6% dari 5,0%.

Angka-angka tersebut, yang memuat peringatan pada semua data PDB China, muncul pada saat Beijing sangat ingin menunjukkan penanganan pandemi yang unggul. Tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di negara itu minggu lalu dalam misi untuk mengklarifikasi asal-usul Covid-19 setelah berbulan-bulan mengalami penundaan administratif oleh pihak China.

2. Perintah eksekutif pertama Biden

Presiden terpilih AS Joe Biden akan mengeluarkan banyak perintah eksekutif di hari-hari pertamanya sebagai presiden dengan tujuan jelas yakni untuk mengubah sebanyak mungkin agenda pendahulunya.

Perintah itu termasuk bergabung kembali dengan Paris Climate Accord, mengakhiri larangan pendatang dari negara-negara mayoritas Muslim dan mewajibkan penggunaan masker wajah, baik di ranah federal maupun untuk perjalanan antarnegara, melalui jalan darat, udara atau kereta api.

Perintah lain yang direncanakan termasuk perpanjangan moratorium anggaran belanja dan perluasan pengujian Covid-19.

3. Saham-saham AS melemah karena masalah virus

Saham-saham global mayoritas beranjak melemah pada Senin (18/01) menyusul pelemahan di Wall Street pada hari Jumat yang terpicu dari laporan penjualan ritel Desember yang lebih lemah dari perkiraan.

Di Asia, indeks acuan Jepang dan Korea sama-sama turun hampir 1%, sementara indeks China menguat pasca rilis data PDB.

Adapun di Eropa, kekhawatiran gelombang terbaru pandemi terus mendominasi. FTSE 100 dan Prancis CAC 40 masing-masing sempat turun 0,3%. Prancis memperpanjang jam malam selama 12 jam hingga ke seluruh negeri selama akhir pekan, sementara Jerman akan memperdebatkan pembatasan yang lebih ketat dan lebih lama pada hari Selasa.

Bursa ekuitas AS ditutup libur Hari Martin Luther King. Dolar AS naik 0,1% di 90,805 pada pukul 6:30 ET (1130 GMT).

4. Kondisi politik di Jerman dan Italia

Partai terbesar Jerman memilih kandidat pengganti Angela Merkel yakni Armin Laschet sebagai ketua pada akhir pekan.

Laschet konsisten terus mendukung kebijakan Merkel di Eropa, meskipun menunjukkan dirinya lebih terbuka untuk berdialog dengan Rusia ketimbang Merkel, yang hubungannya dengan Vladimir Putin retak akibat invasi Ukraina pada 2014.

Sementara, imbal hasil obligasi Italia naik tipis karena Perdana Menteri Giuseppe Conte melanjutkan pencarian sekutu baru untuk mengamankan kursi mayoritas di parlemen. Mantan Perdana Menteri sayap kiri-tengah Matteo Renzi menarik partai kecilnya di Italia Viva dari koalisi minggu lalu, tampaknya berselisih mengenai penanganan pemerintah terhadap ekonomi selama pandemi.

5. Keystone XL (JK:EXCL) berusaha keras bertahan hidup

Harga minyak mentah turun tetapi logam industri naik setelah data PDB China menggambarkan permintaan yang kuat untuk jangka pendek.

Pada pukul 6:45 AM ET, harga minyak WTI turun 0,2% di $52,32 per barel dan harga minyak Brent berkurang 0,4% ke $54,88 per barel.

Mengantisipasi gelombang pertama perintah eksekutif dari Biden, konsorsium penyokong pipa Keystone XL, yang bertujuan untuk mengirimkan minyak mentah dari Kanada ke Pantai Teluk, dilaporkan sedang mempersiapkan rencana untuk hanya menggunakan sumber energi terbarukan guna mengoperasikan pipa tersebut serta juga hanya menggunakan pekerja berserikat. Biden dan anggota Partai Demokrat lainnya terus menjadi penentang dari proyek pipa itu.

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan Peringatan real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.