Lintas Ekbis: Pemilu Georgia, Data Gaji ADP dan Sinyal Arab Saudi

Lintas Ekbis: Pemilu Georgia, Data Gaji ADP dan Sinyal Arab Saudi

Investing.com  | 06/01/2021 19:33

Lintas Ekbis: Pemilu Georgia, Data Gaji ADP dan Sinyal Arab Saudi

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Partai Demokrat AS tampaknya telah mendapatkan kembali kursi mayoritas atas Senat AS apabila benar-benar memenangkan kedua pemilihan umum putaran kedua di Georgia. Indeks teknologi berjangka turun di tengah kekhawatiran diberlakukannya pajak yang lebih tinggi dan regulasi yang lebih ketat di bawah pemerintahan Demokrat. Data gaji ADP akan diumumkan dan harga minyak makin beranjak naik setelah Arab Saudi kembali akan memangkas produksinya - meski hanya untuk beberapa bulan. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Rabu, 6 Januari.

1. Pemilu Senat AS di Georgia tampak berpihak kepada Demokrat

Partai Demokrat AS akan mendapatkan kembali kendali atas Senat AS setelah enam tahun dikuasai mayoritas dari Partai Republik. Jaringan televisi AS dan layanan prediksi pemilu mengatakan Raphael Warnock telah mengalahkan petahana Kelly Loeffler, sementara Jon Ossoff tampaknya akan menggeser David Perdue dalam putaran kedua yang diadakan pada hari Selasa.

Margin kemenangan Warnock diperkirakan sekitar 50.000, sementara keunggulan Ossoff hanya di bawah 13.000, dengan lebih dari 99% suara dihitung.

Jika dikonfirmasi, hasilnya akan memberi Senat yang terbagi 50-50, memungkinkan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris untuk melakukan pemungutan suara. Hal itu menunjukkan bahwa Presiden terpilih AS Joe Biden akan lebih mudah untuk mendapatkan konfirmasi pemilihan umum di kabinetnya, dan rencana kebijakan fiskalnya bisa disetujui.

2. Reaksi bursa saham terhadap pemilu Georgia beragam

Saham-saham global bereaksi beragam terhadap berita dari Georgia itu, dengan saham Eropa dan China naik untuk mengantisipasi kebijakan perdagangan yang tidak terlalu konfrontatif dan kebijakan fiskal yang lebih ekspansif dari pemerintahan berikutnya.

Namun saham-saham berjangka AS bergerak ragam, karena investor mempertimbangkan pertimbangan itu terhadap kekhawatiran pajak yang lebih tinggi dan regulasi perusahaan yang lebih ketat, terutama di sektor teknologi. Kontrak berjangka Nasdaq turun 2,2% pada pukul 6:15 AM ET (11.15 GMT). S&P 500 berjangka turun 0,4% dan Dow Jones berjangka naik 0,2%, mencerminkan konsentrasi yang lebih tinggi dari saham siklus dan keuangan yang diharapkan dapat memperoleh keuntungan dari anggaran belanja stimulus yang lebih besar.

3. Data gaji ADP, risalah Fed dan revisi PMI

Jauh dari politik, kalender data untuk hari Rabu dimotori oleh angka perekrutan gaji ADP untuk bulan Desember.

Perekrutan bersih oleh sektor swasta diperkirakan telah melambat menjadi hanya 88.000 pada pertengahan bulan lalu, terlemah sejak bencana April tahun lalu, karena penyebaran cepat virus Covid-19 yang mendorong mayoritas negara bagian dan kota memperketat pembatasan bisnis dan pertemuan sosial menjelang akhir tahun.

Tren ini juga terlihat dalam survei bisnis Eropa yang dirilis sebelumnya. Indeks Manajer Pembelian Zona Euro direvisi turun menjadi 49,1 dari perkiraan semula di 49,8 akibat melemahnya layanan secara tajam.

Federal Reserve juga akan merilis risalah pertemuan kebijakan terakhir pada pukul 2 PM ET.

4. Kisruh hubungan China dan Amerika Serikat

Masalah hubungan dengan China terus bertambah banyak. Presiden petahana AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang entitas AS menggunakan beberapa aplikasi pembayaran China, termasuk layanan WeChat dan QQ Alipay dan Tencent Holdings. Perintah itu mengutip alasan keamanan nasional.

Terpisah, tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang seharusnya tiba di China untuk menyelidiki asal-usul pandemi ditahan karena terkait masalah visa, menambah kecurigaan bahwa Beijing menolak upaya internasional untuk mencari kebenaran di balik tahap awal merebaknya virus di China.

Sementara itu pejabat China menangkap lebih dari 50 orang politisi pro-demokrasi di Hong Kong, termasuk pengacara John Clancey (warga negara AS), di bawah undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan tahun lalu yang mendorong AS mengakhiri pengakuan otonomi Hong Kong.

5. Harga minyak makin naik dipicu 'sinyal niat baik' Saudi

Harga minyak AS naik di atas level $50 per barel untuk pertama kalinya dalam 10 bulan setelah Arab Saudi mengatakan akan sukarela memangkas 1 juta barel produksi per hari selama dua bulan ke depan, setelah sebelumnya menjadi perantara kesepakatan yang akan memungkinkannya negara sekutu dalam kelompok produsen OPEC+ untuk menjaga tingkat produksi stabil atau - dalam kasus Rusia dan Kazakhstan - sedikit lebih tinggi.

Harga minyak mentah berjangka AS naik 0,6% ke $50,22 per barel, sedangkan minyak acuan Brent naik 1,0% ke $54,12.

Motivasi untuk "isyarat niat baik" Arab Saudi masih belum jelas, di luar kekhawatiran tentang penurunan permintaan jangka pendek dari berlanjutnya pembatasan di Eropa dan negara-negara lain.

Data pemerintah AS pada pukul 10:30 ET juga dapat mendukung nada tersebut, setelah angka dari American Petroleum Institute menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah turun lebih besar dari ekspektasi minggu lalu.

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan Peringatan real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.