Ngeri! Perusahaan Besar Ini Ternyata Pemasok Emas Palsu di China!

Ngeri! Perusahaan Besar Ini Ternyata Pemasok Emas Palsu di China!

Warta Ekonomi Online  | 02/07/2020 14:15

Ngeri! Perusahaan Besar Ini Ternyata Pemasok Emas Palsu di China!
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Skandal emas palsu terjadi di China. Salah satu produsen perhiasan emas terbesar di China, Kingold Jewelry Inc., telah menggunakan emas palsu untuk mengamankan pinjaman yang diperoleh dari 14 lembaga keuangan China.Â

Dilansir dari Bitcoin.com di Jakarta, Kamis (2/7/2020) pinjaman tersebut untuk 20 miliar yuan (USD2,8 miliar) yang diperoleh selama lima tahun terakhir. Perusahaan perhiasan yang berpusat di Wuhan ini dapat mewariskan emas palsu sebagai emas murni, menggunakannya sebagai jaminan untuk pinjaman dan polis asuransi untuk menutupi kerugian.

Baca Juga: Bisnis Emas Masih Jadi Andalan, Keuntungan Antam (JK:ANTM) Redup di Q1 2020

Berdasarkan skandal tersebut, ditengarai setara dengan 22% produksi emas tahunan dan 4,2% dari cadangan emas China pada 2019 lalu.

Dikutip dari website resmi Kingold Jewelry, perusahaan ini didirikan pada tahun 2002 yang mengaku sebagai produsen terkemuka perhiasan 24 karat di China. Bahkan saat ini, perusahaan telah menjadi pemasok grosir besar, serta memiliki puluhan pengecer nasional.

Perusahaan emas Kingold ini menuliskan pertumbuhan penjualan yang pesat dalam 10 tahun terakhir. Pada 2006 penjualan perusahaan sebesar USD29 juta, sementara pada 2016 perusahaan mengantongi penjualan hingga USD1,4 miliar.

Kingold yang didirikan oleh Jia Zhihong yang tak hanya menjual perhiasaan, tetapi juga menjual produk emas untuk investasi melalui bank di China.

Ketua dan pemegang saham pengendali Kingold, Jia yang berusia 59 tahun bertugas di militer di Wuhan dan Guangzhou. Dia sebelumnya mengelola tambang emas yang dimiliki oleh Tentara Pembebasan Rakyat.

Tak hanya itu, saham Kingold juga tercatat di indeks Nasdaq, bursa saham di New York sejak 2010. Pabrik emas yang berafiliasi dengan People's Bank of China ini memisahkan diri dari bank sentral selama restrukturisasi.

Menurut New York Times, saham Kingold telah merosot 40,2% menjadi US$ 0,67 akibat skandal emas palsu ini. Itu merupakan level terendah sejak listing 2010.

Emas palsu pertama kali ditemukan pada Februari saat Dongguan Trust Co. Ltd. mencoba melikuidasi agunan Kingold untuk menutupi utang yang gagal bayar. Namun, batangan emas tersebut ternyata hanya tembaga berlapis emas. Menurut laporan, Kingold gagal membayar investor dalam beberapa produk kepercayaannya pada akhir 2019 lalu.

Otoritas China hingga kini sedang menyelidiki bagaimana kasus ini terjadi. Sementara pendirinya, Jia dengan tegas menyangkal ada sesuatu yang salah dengan jaminan yang dibuat oleh perusahaannya.

Akibatnya, Shanghai Gold Exchange, sebuah organisasi pengaturan mandiri industri emas, mendiskualifikasi Kingold sebagai anggota pada 24 Juni lalu.Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami
Foto: Reuters/Ilya Naymushin

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan notifikasi real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.