Rupiah Menguat, BI Prediksi Nilai Tukar Capai 15.000

Rupiah Menguat, BI Prediksi Nilai Tukar Capai 15.000

Investing.com  | 09/04/2020 16:20

Rupiah Menguat, BI Prediksi Nilai Tukar Capai 15.000

Investing.com - Akhirnya rupiah benar-benar menguat melewati level 16.000 terhadap dolar AS pada Kamis (09/04) petang. Pada penutupan perdagangan hingga pukul 14.58 WIB, rupiah USD/IDR melonjak 2,04% atau 330 poin ke 15.820,0 per dolar AS.

Di pasar spot pukul 14:24 WIB lapor CNBC Indonesia Kamis (09/04),  rupiah menguat 1,86% di level 15.850 terhadap Dolar AS, melansir data Refinitiv. Mata Uang Garuda kini berada di level terkuat sejak 19 Maret.

Tidak hanya itu, rupiah juga "berlari" sendirian dibandingkan mata uang utama Asia lainnya. Mata uang utama Asia bergerak bervariasi pada hari ini, beberapa yang menguat masih di bawah 0,2%, sementara rupiah berlari kencang nyaris 2%. Seperti USD/SGD turun 0,11%, USD/CNY naik 0,03% dan USD/JPY naik 0,10%.

Sentimen positif sebenarnya sudah muncul sejak awal pekan, dimana penyebaran pandemi virus corona mulai menunjukkan perlambatan di Eropa dan AS. Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan dalam kurun waktu 20 Januari-6 April rata-rata pertumbuhan jumlah kasus corona adalah 12.52% per hari. Sejak 24 Maret, pertumbuhan jumlah kasus baru sudah di bawah itu yakni 9,67%. Bahkan beberapa hari terakhir pertumbuhan kasus baru per harinya sudah satu digit persentase.

Hal ini memunculkan harapan pandemi COVID-19 akan segera berakhir, dan perekonomian bisa segera bangkit. Sentimen pelaku pasar pun membaik dan masuk ke aset-aset berisiko.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) yang menyepakati kerjasama repurchase agreement (repo) line dengan bank sentral AS (The Fed) juga memberikan efek positif ke rupiah. Bank Sentral AS nantinya akan menyiapkan stok dolar hingga US$ 60 miliar jika BI membutuhkan.

Sementara Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia dalam live conference, dilaporkan Kontan Kamis (9/4) menegaskan, performa rupiah akan membaik. Bahkan sampai akhir tahun 2020, nilai tukar rupiah akan di kisaran Rp 15.000 per dollar AS.

Menurut Gubernur BI Perry, nilai tukar rupiah akan terus menuju fundamentalnya. Ini tercermin fundamental ekonomi Indonesia seperti inflasi yang terjadi , neraca transaksi berjalan, dan perbedaan suku bunga dalam dan luar negeri. “Saat ini nilai tukar kita masih undervalue. Bisa cenderung menguat," katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan keyakinan pasar juga semakin besar. Stimulus fiskal dari pemerintah menambah kepercayaan diri investor. "Selain itu, kondisi risiko di global berangsur membaik. Walaupun belum pulih dan masih tinggi tapi cenderung membaik," katanya.

 

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.