5 Hal yang Perlu Diketahui di Pasar Global dan Domestik Selasa 17 Desember 2019

5 Hal yang Perlu Diketahui di Pasar Global dan Domestik Selasa 17 Desember 2019

Investing.com  | 17/12/2019 10:04

5 Hal yang Perlu Diketahui di Pasar Global dan Domestik Selasa 17 Desember 2019

Investing.com - Berikut tiga hal penting yang perlu diketahui baik di Pasar Global maupun Domestik pada Selasa 17 Desemeber 2019.

1. Data Perumahan dan Lowongan Pekerjaan AS

Jumlah perumahan bakal segera dirilis Selasa ini. Hari ini Asosiasi Nasional Pembangunan Rumah (NAHB) AS melaporkan bahwa indeks aktivitas pembangunan kembali melonjak ke level 76 untuk bulan Desember, menggagalkan ekspektasi kenaikan ke 70.

Departemen Perdagangan AS akan menerbitkan angka-angka untuk perumahan awal bulan November dan izin bangunan pada pukul 8:30 AM ET (13:30 GMT), Selasa.

Ekonom memperkirakan bahwa pembangunan rumah baru naik ke tingkat tahunan 1,345 juta bulan lalu, dengan izin bangunan turun menjadi 1,41 juta, menurut perkiraan yang dihimpun oleh Investing.com.

Pada pukul 10:00 AM ET, Survei Lowongan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) bakal diketahui, dengan perkiraan konsensus para ekonom sebanyak 7,018 juta.

Pada pukul 09:15 AM ET, akan ada data produksi industri bulan November, diperkirakan naik sebesar 0,8%, dan pemanfaatan kapasitas, diharapkan akan dirilis pada level 77,4%.

2. Laporan Pendapatan FedEx

FedEx Corporation (NYSE:FDX) bakal melaporkan pendapatan Selasa, tepat di jantung waktu terpenting tahun ini.

Raksasa pengiriman ini akan melaporkan kinerja kuartalan setelah bel pembukaan pasar di AS, dengan analis memperkirakan laba per saham $2,82 dan pendapatan $17,6 miliar, menurut perkiraan yang disusun oleh Investing.com.

Namun ada beberapa kekhawatiran di kalangan investor hari ini setelah Amazon.com Inc (NASDAQ:AMZN) mengumumkan akan menghentikan penjualan pihak ketiga menggunakan pengiriman darat FedEx untuk mengirimkan pesanan besar dan penting, mengutip penurunan kinerja, menurut The Wall Street Journal.

FedEx mengatakan keputusan itu hanya mempengaruhi sebagian kecil pengirim dan dampak bisnis juga akan "sangat kecil."

Pekan lalu, UBS meningkatkan rating saham FedEx menjadi netral dari rating jual. UBS beralasan bahwa estimasi pendapatan tahun 2020 adalah batas yang rendah bagi perusahaan untuk melewatinya.

3. Minyak Kini di Atas $60, Fundamental Jadi Fokus

Minyak bergerak naik pada perdagangan hari ini, tetapi antusiasme masih ditahan oleh keengganan Cina untuk menjelaskan rincian dari kesepakatan perdagangan tahap pertama.

Fundamental akan menjadi fokus ketika American Petroleum Institute melaporkan estimasi pasokan minyak AS setelah bel perdagangan besok.

Minggu lalu estimasi API menunjukkan peningkatan sebanyak 1,41 juta barel.

API dapat berfungsi sebagai data awal bagi data resmi pemerintah yang dirilis pada hari Rabu. Analis kini mengharapkan Badan Informasi Energi (EIA) untuk melaporkan penurunan persediaan minyak mentah sebanyak 1,92 juta barel.

4. Nilai Rupiah menguat tipis di Sesi Pagi

Nilai tukar IDR/USD menguat tipis ke Rp14.005 per dolar AS atau sebesar 0,04 persen pada perdagangan pasar spot, Selasa (17/12) pagi. Sebelumnya, kurs rupiah berada di Rp14.010 per dolar AS pada penutupan pasar Senin (16/12).

Sentimen positif penguatan rupiah karena kekhawatiran mengenai negosiasi dagang sudah mereda, sementara sentimen negatif berasal dari hasil data neraca perdagangan yang defisit sebesar US$1,13 miliar.

Rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.980 hingga Rp14.050 per dolar AS untuk hari Selasa.

5. IHSG dibuka pada Zona Hijau

Jakarta Stock Exchange Composite (IHSG) mengawali perdagangan pada Selasa (17/12) di zona hijau.

Di awal perdagangan, IHSG menguat 0,19% ke level 6.223,44. Pada pukul 09:25 WIB, apresiasi IHSG sebesar 0,17% ke level 6.222,02.

Sentimen positif dari dalam negeri yakni pengumuman data perdagangan internasional periode November 2019 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) turut mengerek IHSG.

Selama November, BPS mencatat nilai ekspor mencapai US$ 14,01 miliar, turun 5,67% jika dibandingkan November 2018.

Sementara itu, nilai impor November 2019 tercatat senilai US$ 15,34 miliar, turun 9,24% jika dibandingkan nilai pada November 2018.

Pelaku pasar tampak lega melihat fakta bahwa impor Indonesia tidak terkontraksi hingga dua digit seperti yang diperkirakan para ekonom. Hal ini mengindikasikan aktivitas ekonomi di tanah air masih aktif.

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Português (Portugal) Polski Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.