Naikkan Harga Masker Kelewat Tinggi, Denda Rp 25 M Menunggu

Naikkan Harga Masker Kelewat Tinggi, Denda Rp 25 M Menunggu

Investing.com  | 04/03/2020 11:05

Naikkan Harga Masker Kelewat Tinggi, Denda Rp 25 M Menunggu

Investing.com - Presiden Joko Widodo mengumumkan Senin (02/03) lalu dua warga negara Indonesia (WNI) terpapar virus covid-19 dan sempat berkontak dengan seorang warga negara Jepang yang positif terkena virus tersebut. Setelah itu permintaan masker meningkat tajam, hingga membuat harganya di pasar melonjak drastis.

Terkait hal tersebut sebagaimana dilansir Detik Rabu (04/03) pagi, Komisioner KPPU Guntur Saragih mengatakan pelaku usaha yang memanfaatkan kesempatan dengan menaikkan harga masker akan dikenakan Undang-undang (UU) Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Adapun denda yang harus dibayarkan maksimal Rp 25 miliar.

"(Denda) maksimum Rp 25 miliar sanksinya di Undang-undang (UU) Nomor 5 tahun 1999," kata Guntur di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

Menurut Kompas Rabu (04/03) merebaknya wabah virus covid-19 hingga ke Indonesia membuat harga masker melonjak tinggi dan sebagian langka di pasaran. Ditambah lagi pengumuman resmi dari pemerintah RI tersebut mendorong masyarakat berduyun-duyun mempersiapkan segala sesuatu untuk menangkal virus, salah satunya dengan membeli masker.

Kini laporan itu menyebut bahwa harga masker di pasaran pun beragam, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Pedagang pun kewalahan dalam menyiasati harga masker karena beberapa di antara mereka menyebut harga sudah tinggi dari distributornya.

Salah satu penjual masker di LTC Glodok menyatakan harus menjual produk dagangannya dengan harga jual tinggi. Sebab, masker yang diperolehnya dari distributor sudah tinggi pula harganya. Ia mengatakan masih dijual Rp 300.000-an per boks, isi maskernya 50 lembar.

Penjual lain mengungkapkan salah satu pemilik toko juga mengaku harga per dusnya bisa naik 10 kali lipat. "Tiga minggu lalu memang banyak, hari ini mulai meningkat lagi permintaan. Harga jual, Rp 1,1 juta itu merek 3M jenis N95, 8515 yang banyak dicari orang per boks isi 50 lembar."

Namun itu dibantah oleh salah satu perusahaan peralatan perlindungan pribadi atau masker 3M terkait mahalnya masker produksi perusahaan mereka. Corporate Communication Melati Kusumawardani menegaskan bahwa perusahaannya tidak menaikkan harga masker.

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Português (Portugal) Polski Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.