Facebook, Google & Twitter Tunda Tinjauan Permintaan Data Pemerintah Hong Kong

Facebook, Google & Twitter Tunda Tinjauan Permintaan Data Pemerintah Hong Kong

Investing.com  | 07/07/2020 14:42

Facebook, Google & Twitter Tunda Tinjauan Permintaan Data Pemerintah Hong Kong

Investing.com - Facebook Inc (NASDAQ:FB), Alphabet Inc Class A (NASDAQ:GOOGL) dan Twitter Inc (NYSE:TWTR) telah menangguhkan pemrosesan permintaan pemerintah untuk data para pengguna di Hong Kong, kata perusahaan tersebut pada Senin (06/07) setelah pemberlakuan undang-undang keamanan nasional baru di kota tersebut.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (07/07) petang, Facebook, yang juga termasuk WhatsApp dan Instagram, mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya menghentikan peninjauan untuk semua layanannya "sambil menunggu pembahasan lanjutan dari Undang-Undang Keamanan Nasional itu."

Google, anak usaha Alphabet Inc, dan Twitter mengatakan menangguhkan peninjauannya mengenai permintaan data dari otoritas Hong Kong setelah undang-undang tersebut mulai berlaku minggu lalu.

Twitter mengutip "keprihatinan serius" tentang implikasi hukum yang dapat timbul.

Google mengatakan akan terus meninjau permintaan dari pemerintah Hong Kong untuk penghapusan konten yang dibuat oleh para pengguna dari layanannya. Twitter menolak memberi komentar, sementara Facebook tidak menanggapi permintaan atas komentar ini.

Perusahaan jejaring sosial sering menerapkan pembatasan lokal atas postingan yang melanggar undang-undang setempat tetapi bukan aturannya sendiri terkait konten yang dapat diterima. Facebook membatasi 394 konten semacam itu di Hong Kong pada paruh kedua tahun 2019, meningkat dari delapan di paruh pertama tahun ini, menurut laporannya.

Perusahaan-perusahaan teknologi telah lama beroperasi bebas di Hong Kong, pusat keuangan di mana akses internet tidak terpengaruh oleh firewall di Cina, yang memblokir Google, Twitter, dan Facebook.

Selain pengumuman dari perusahaan raksasa teknologi AS itu, TikTok, aplikasi video singkat yang dimiliki oleh ByteDance berbasis di Cina, mengatakan akan keluar dari pasar Hong Kong dalam beberapa hari ini.

TikTok tidak dapat diakses di Cina dan ini disebut sebagai bagian dari strategi untuk menarik pengguna global. Hong Kong merupakan pasar kecil yang terus merugi bagi perusahaan, kata salah satu sumber yang mengetahui hal init.

 

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Fhaisal Almurad
Fhaisal Almurad

kisah berlanjut  ... (Baca Selengkapnya)

18/07/2020 06:55 GMT· Balas
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan notifikasi real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.

';