IHSG Masuk Zona Hijau, BBRI Gaet Google Cloud Perkuat Sektor Digital UMKM

IHSG Masuk Zona Hijau, BBRI Gaet Google Cloud Perkuat Sektor Digital UMKM

Investing.com  | 02/07/2020 17:38

IHSG Masuk Zona Hijau, BBRI Gaet Google Cloud Perkuat Sektor Digital UMKM

Investing.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada penutupan perdagangan sesi II Kamis (02/07) petang. Sudah tujuh belas hari indeks didera aksi jual investor asing hingga hari ini dan Bank Rakyat Indonesia Persero (JK:BBRI) juga terus berinovasi memperkuat sektor digital untuk UMKM bekerjasama dengan Google Cloud.

Jakarta Stock Exchange Composite ditutup naik 1,07% atau 52,39 poin di 4.966,78 menurut data Investing.com sampai pukul 15.15 WIB. Adapun berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) senilai Rp210,15 miliar, net sell hari ke-17 berturut-turut mengutip laporan Bisnis.com Kamis (02/07).

Aksi beli oleh investor asing pada hari ini tercatat sekitar 928,78 juta lembar saham senilai Rp2,06 triliun. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 1,37 miliar lembar saham senilai Rp2,27 triliun.

Total (PA:TOTF) nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,62 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 7,72 miliar lembar saham.

Terpantau 218 saham menguat, 193 saham melemah, dan 150 saham stagnan.

Sementara itu, Bank BRI terus melakukan terobosan baru dalam memperkuat peran digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia Kamis (02/07). Salah satunya melalui kerja sama dengan Google Cloud dalam rangka memperluas jangkauan dan kapasitas layanan teknologi digital.

Terdapat tiga tujuan utama dalam kerja sama ini yakni pertama, mendorong ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM di Indonesia dengan high tech dan low touch. 

Kedua, melalui kerja sama ini Bank BRI berupaya menciptakan micropreneur baru melalui penyaluran KUR Digital. 

Poin ketiga, kerjasama ini akan menciptakan keunggulan bagi BRI dalam menciptakan Artificial Intelligence based Risk Management milik Bank BRI. 

Kerjasama dengan Google Cloud akan membantu BRI untuk memperluas jangkauan layanan keuangan untuk UMKM, meningkatkan kompetensi UMKM, dan penyaluran produk keuangan sesuai dengan profil dari UMKM.

Kerja sama ini pada akhirnya juga membantu Bank BRI dalam meningkatkan leading financial indicator berupa Loan, Savings, Current Account Saving Account (CASA) dan Fee Based Income (FBI).

Saham-saham masuk deretan top gainer Kamis sore ini yakni Bank Dinar Indonesia Tbk (JK:DNAR) naik 33,73%, Bank Harda Internasional Tbk PT (BBHI) naik 28,75% dan Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) naik 25%. Adapun saham-saham top loser yaitu Arkha Jayanti Persada PT (ARKA) turun 7%, Arthavest Tbk (ARTA) turun 6,98% dan Modernland Realty Ltd Tbk (JK:MDLN) turun 6,90%.

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh Aplikasi Investing.com

Dapatkan quote, grafik, dan notifikasi real time gratis mengenai saham, indeks, mata uang, komoditas, dan obligasi. Dapatkan analisis/prediksi teknikal terbaik gratis.

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.