IHSG Melemah Ikuti Tren Negatif Bursa Wall Street

IHSG Melemah Ikuti Tren Negatif Bursa Wall Street

Investing.com  | 13/05/2020 12:52

IHSG Melemah Ikuti Tren Negatif Bursa Wall Street

Investing.com - Indeks Harga Saham Gabungan (Jakarta Stock Exchange Composite) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I Rabu (13/05) pagi. Pelemahan indeks kebanggaan ini mengikuti tren negatif bursa AS yang ditutup melemah pada sesi perdagangan terakhir lantaran sentimen negatif kembali memanasnya hubungan AS dan Cina.

Mengutip data Investing.com, IHSG ditutup melemah 1,12% atau 51,34 poin di 4.537,39 hingga pukul 11.30 WIB. Sepanjang pagi ini IHSG bergerak di kisaran 4.519,98 - 4.586,62. Pada pukul 09.35 WIB, IHSG melemah 16,47 poin atau 0,36 persen ke posisi 4.572,26 sebagaimana dilaporkan Elshinta Rabu (13/05). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 3,8 poin atau 0,56 persen menjadi 677,87.

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 1,89 persen, S&P 500 terkoreksi 2,05 persen, dan Nasdaq turun 2,06 persen.

Bursa saham AS terkena aksi ambil untung setelah beberapa hari mengalami penguatan. Investor masih mencermati perkembangan pembukaan sebagian ekonomi AS di beberapa wilayah seperti Tennessee, Texas dan Georgia, serta rencana pembukaan aktivitas ekonomi di New York.

Di sisi lain, sentimen negatif datang dari kembali memanasnya hubungan AS dan Tiongkok. AS dikabarkan sudah tidak tertarik dengan proposal perjanjian dagang kedua negara tersebut, serta keinginan senat AS agar dilakukan investigasi wabah di Cina.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 156 poin atau 0,77 persen ke 20.210,5, indeks Hang Seng menguat 46,9 poin atau 0,19 persen menjadi 24.292,6, dan indeks Straits Times melemah 6,62 poin atau 0,26 persen ke 2.581,19. (Anj)

Saham top gainer IHSG Rabu pagi yakni Jasnita Telekomindo Tbk PT (JAST) naik 34,38%, Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) naik 31,90% dan Nusantara Properti International Tbk PT (NATO) naik 24,61%. Sementara top loser dipimpin Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) turun 6,99%, Roda Vivatex Tbk (JK:RDTX) turun 6,96% dan Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) turun 6,96%.

Berita Terkait

Komentar terkini

Tambahkan Komentar
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Diskusi
Tulis balasan...
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.

Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.

English (USA) English (UK) English (India) English (Canada) English (Australia) English (South Africa) English (Philippines) English (Nigeria) Deutsch Español (España) Español (México) Français Italiano Nederlands Polski Português (Portugal) Português (Brasil) Русский Türkçe ‏العربية‏ Ελληνικά Svenska Suomi עברית 日本語 한국어 简体中文 繁體中文 Bahasa Melayu ไทย Tiếng Việt हिंदी
Keluar
Yakin ingin keluar?
TidakYa
BatalkanYa
Menyimpan Perubahan

+

Unduh aplikasi

Lebih banyak wawasan pasar, lebih banyak peringatan, lebih banyak cara untuk menyesuaikan daftar pantauan aset hanya di App

Investing.com lebih baik di Aplikasi!

Lebih banyak konten, grafik dan quote lebih cepat, dan pengalaman yang lebih mulus tersedia hanya di Aplikasi.